Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta Teror Penyiraman Air Keras pada Pesepeda di Sleman, Pelaku Ditangkap, Motif karena Sakit Hati

Sejak beberapa bulan terakhir, warga di Sleman, Yogyakarta, dibuat resah dengan aksi teror penyemprotan cairan diduga air keras kepada para pesepeda.

Tribunnews.com/Adi Suhendi
Ilustrasi penyiraman air keras. Sejak beberapa bulan terakhir, warga di Sleman, Yogyakarta, dibuat resah dengan aksi teror penyemprotan cairan diduga air keras kepada para pesepeda. 

Sehari setelahnya, atau pada Jumat (25/12/2020) pagi, korban lain seorang perempuan juga mengalami nasib serupa.

Kejadiannya terjadi di Jalan Damai, Ngaglik, Sleman.

Karena kasus teror penyiraman air keras tersebut belakangan marak terjadi di Sleman, polisi langsung turun tangan untuk melakukan penyelidikan.

Baca juga: Ibu dan 2 Anak Menangis serta Jalan Kaki di Tol saat Hujan Lebat, Berawal dari Cekcok dengan Suami

Pelaku Ditangkap

Setelah melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan korban, saksi, serta mempelajari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku.

Terduga penyiram air keras itu ditangkap di Lapangan Denggung, Jalan Magelang, Sleman, pada Minggu (27/12/2020) pagi.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, pelaku yang diketahui berinisial J (37) warga Temanggung itu mengakui perbuatannya.

“Pelaku juga sudah mengakui semua penyiraman seluruh di wilayah Sleman dilakukan olehnya sendiri. Baik dari bulan Oktober hingga terakhir yang berada di Jalan Damai,” kata Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah saat dihubungi wartawan, Minggu (27/12/2020).

Dari penangkapan itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa cairan yang diduga air keras yang dikemas dalam botol kecil.

Ketika botol itu ditekan, diketahui bisa memuncrat mengenai korban.

Adapun aksi yang dilakukan pelaku diketahui sudah sebanyak enam kali di wilayah Sleman.

Baca juga: Istri Pilih Naik Bus dibanding Semobil dengan Suaminya, Menangis Sepanjang Jalan karena Bertengkar

Motif Pelaku

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan itu, motif pelaku melakukan tindakan itu karena sakit hati kepada seorang perempuan yang memiliki hobi bersepeda.

Sebab, perempuan idamannya yang diketahui berinisial W itu kini menghilang tak ada kabar setelah menerima sejumlah uang dari pelaku.

Merasa dikhianati itu, pelaku melampiaskan dendamnya kepada perempuan yang memiliki hobi bersepeda.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Tags:
SlemanYogyakartaPenyiraman Air KerasAir KerasUGM
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved