Breaking News:

Habib Rizieq Shihab

Bahas Kasus Rizieq Shihab, Refly Harun Singgung Sumpah Jokowi saat Dilantik: Bukan Presiden Relawan

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun kembali menyinggung kasus petinggi Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

YouTube Refly Harun
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun membahas soal kasus Rizieq Shihab, diunggah Minggu (27/12/2020). 

"Mudah-mudahan tidak menjadi monster kekuasaan yang bisa menarget orang, bisa memenjarakan orang dengan dalil apa pun," ujar dia.

"Mudah-mudahan kita tidak bersedih karena negara ini menjadi negara otoriter kembali."

"Mudah-mudahan Presiden Jokowi dilimpahi rahmat oleh Allah SWT untuk membuat negeri yang tentram untuk semua pihak."

"Bukan negeri yang hanya memerhatikan golongan tertentu dan menginjak golongan lain."

"Bukan hanya presiden yang memerhatikan para penyokong dan pendukungnya," tambah Refly.

Lebih lanjut, Refly kembali mengungkit sumpah jabatan Jokowi 2019 lalu.

"Dan at the same time mengabaikan kelompok lain di masyarakat," kata Refly.

"Padahal saat disumpah Presiden Jokowi menjadi presiden Republik Indonesia bukan presiden relawan atau presiden kelompok atau golongan tertentu."

Simak vidoenya berikut ini mulai menit ke-6.43:

Singgung Alasan Prabowo-Sandi 

Di sisi lain, Refly Harun meminta pertanggungjawaban Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Hal itu terkait dengan kasus yang kini membelit petinggi Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

Tak hanya soal kasus Rizieq Shihab, Refly Harun juga menyinggung soal penembakan enam anggota Laskar FPI.

Baca juga: Refly Harun Bahas Beda Nasib Prabowo-Sandi dengan Pendukung di Pilpres 2019: Di Mana Akal Sehat?

Baca juga: Ingatkan Prabowo-Sandi soal Pendukung Mereka, Refly Harun: Jangan Mereka Enak di Singgasana

Hal itu diungkapkannya dalam kanal YouTube Refly Harun, Sabtu (26/12/2020).

"It's okay mudah-mudahan ini membawa kebaikan," pesan Refly Harun.

Halaman
1234
Tags:
Rizieq ShihabRefly HarunJokowiFPIFront Pembela Islam (FPI)Mahfud MD
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved