Terkini Daerah
Kakak Bawa Kabur lalu Gelar Pernikahan Sedarah dengan Adik, Bermula Gelapkan Motor Tetangga
Pernikahan sedarah ini terungkap setelah sang pria ditangkap polisi atas kasus penggelapan sepeda motor.
Editor: Mohamad Yoenus
Sehingga bertemu dengan perantau Minang di sana untuk bisa melanjutkan perjalanan ke Padang Panjang.
Pelaku kemudian diamankan warga Nunang Daya Bangun di terminal Padang Panjang pada Sabtu (19/12/2020) lalu.
Kronologis
Pelaku berinisial R dan saat ini telah diamankan Polres Payakumbuh.
Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP M Rosidi mengatakan kasus itu terungkap setelah menginterogasi pelaku atas dugaan kasus penggelapan sepeda motor.
"Jadi dia (R) awalnya menggelapkan motor terus dijual di Pekanbaru, sehingga mendapatkan hasil dari menjual sepeda motor Rp 1,5 juta," kata AKP M Rosidi, Rabu (23/12/2020).
Baca juga: Pelajar Tewas Kecelakaan, Awalnya Dikira Kambing Ternyata Jasad Manusia dengan Posisi Sujud
Baca juga: Percakapan Terakhir Remaja yang Tewas Dibegal pada sang Ayah, Andika Janji akan Pulang
Dijelaskannya, uang hasil kejahatan tersebut untuk ongkos perjalanannya ke Jakarta.
"Akan tetapi, dia (R) pergi ke Jakarta itu sambil membawa kabur adiknya sendiri," kata AKP M Rosidi.
Sesampai di Jakarta, kemudian pelaku menikahi adiknya di daerah di Bekasi.
"Sesampai di Jakarta pelaku (R) menikahi adiknya sendiri di daerah Bekasi," jelas AKP M Rosidi.
AKP M Rosidi menambahkan sekitar 2-3 bulan pelaku kemudian, mereka kehabisan uang, karena biaya hidup yang relatif tinggi di Jakarta.
"Akhirnya pelaku pulang lagi ke Sumbar, saat di perjalanan pelaku kehabisan ongkos," kata AKP M Rosidi.
Sepanjang perjalanan pulang kampung hingga tiba di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), dikatakan mereka dapat sumbangan dari warga Minang di sana.
Baca juga: Fakta Ibu 2 Anak di Tulungagung Dibunuh Tetangga, Korban Dilecehkan seusai Dibunuh: Ada Robekan Baru
Baca juga: Seusai Dicabuli Remaja 14 Tahun Pulang Jalan Kaki, Pelaku Pria Beristri yang Kenal di Facebook
"Akhirnya pelaku bersama adiknya sampai di Padang Panjang kemudian dibawa ke Payakumbuh," kata AKP M Rosidi.
Pihaknya mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang sudah berada di Payakumbuh.