Breaking News:

Terkini Daerah

Dijebak Sekuriti Hotel, Dokter Wanita Dipukuli Pakai Kunci Inggris karena Menolak Dirudapaksa

Seorang sekuriti kalap memukuli dokter wanita berinisial RL karena menolak saat hendak dirudapaksa.

Wartakotalive.com/Desy Selviany
AJ (30), sekuriti Hotel Bamboo Inn yang mencoba merudapaksa dokter berinisial RL pada Minggu (20/12/2020) lalu. 

TRIBUNWOW.COM - Pihak kepolisian akhirnya berhasil membongkar kasus pemukulan terhadap seorang dokter wanita bernama RL di Palmerah, Jakarta Barat.

Kejadian pemukulan itu diketahui terjadi di Hotel Bamboo Inn, dan dilakukan oleh sekuriti hotel tersebut, Abdul Jabar (30), pada Minggu (20/12/2020) pagi.

Pemukulan terjadi seusai RL memberontak ketika hendak dirudapaksa oleh pelaku.

Seorang dokter berinisial RL tertangkap kamera CCTV telah dianiaya sekuriti hotel AJ di sebuah hotel di Palmerah pada Minggu (20/12/2020).
Seorang dokter berinisial RL tertangkap kamera CCTV telah dianiaya sekuriti hotel AJ di sebuah hotel di Palmerah pada Minggu (20/12/2020). (KOMPAS.com)

Baca juga: Anak Tiri Dirudapaksa Selama 2 Tahun, Ibu Baru Sadar saat sang Anak Terus Murung dan Tertekan

Dikutip dari WARTAKOTAlive.com, Jumat (25/12/2020), hal itu diungkapkan oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru.

Pada hari Minggu pagi itu, RL tengah mengikuti kegiatan pelatihan sertifikasi dokter jantung yang diselenggarakan di hotel tersebut.

Korban diketahui dijebak oleh sekuriti hotel dan diarahkan ke tempat kosong.

“Ketika dokter itu menanyakan lokasi acaranya, pelaku mengarahkan ke lantai 6. Padahal lantai itu kosong, jadi memang sudah ada niat untuk melakukan perbuatan jahat,” ujar Audie di Jakarta, Kamis (24/12/2020).

Untuk mencapai lantai 6 hotel, diperlukan kartu untuk mengakses lift.

Akhirnya dokter muda itu ditemani oleh sekuriti naik ke atas.

Sang sekuriti akhirnya melangsungkan niat jahatnya mengajak sekuriti ke tempat kosong.

Abdul langsung mencoba melakukan pelecehan seksual terhadap korban di dalam lift.

Korban yang terkejut memberontak dan menepis pelaku.

Marah karena ditolak, Abdul menodong dan meminta uang sebesar Rp 500 ribu dari korban.

Korban yang ketakutan mengaku hanya memiliki Rp 150 ribu.

Setelah sampai di lantai 6, pelaku membawa korban ke tempat kosong dan mencoba melakukan tindakan asusila.

Dokter RL kembali memberontak hingga akhirnya pelaku marah.

Pelaku selanjutnya mengambil sebuah kunci inggris dari sakunya dan dipukulkan kepada korban sebanyak sembilan kali.

“Kemudian pelaku merasa ketakutan dan mengantar korban kembali ke mobilnya untuk diarahkan pergi. Namun setelah datang massa, pelaku kabur dengan ojek daring,” ujar Audie.

Pelaku diketahui dalam keadaan sadar penuh saat melakukan tindakan kriminalnya itu.

“Kita sudah cek urine, yang bersangkutan tidak menggunakan obat apapun. Jadi tindakan yang dilakukannya itu dengan sadar, ya dia sadar dengan apa yang akan dilakukannya,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved