Terkini Nasional
Dahnil Anzar Ungkap Sikap Prabowo Terkait Isu Reshuffle Kabinet: Beliau Sampaikan Bukan Harus Kader
Dahnil menegaskan, Prabowo Subianto tak keberatan apabila posisi menteri tidak diisi oleh kader Gerindra melainkan dari profesional.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Berdasarkan penjelasannya, Gerindra dan Prabowo menyerahkan keputusan soal reshuffle sepenuhnya kepada presiden.
Dahnil tak secara spesifik menyebut ada pertemuan khusus antara Jokowi dan Prabowo membicarakan reshuffle.
Ia menjelaskan Prabowo biasanya bertemu dengan presiden untuk membicarakan isu-isu di bidang pertahanan Indonesia.
Namun Dahnil juga tak memungkiri ada pertemuan yang mungkin membahas isu reshuffle.
"Memang ada pembicaraan antara Pak Prabowo dengan Pak Jokowi terkait dengan banyak hal," kata Dahnil.
Menurut penjelasan Dahnil, Prabowo dan partai Gerindra menyerahkan keputusan pemilihan menteri di tangan presiden.
"Sepenuhnya kita serahkan kepada Pak Jokowi, karena Pak Jokowi yang paling tahu siapa yang bisa membantu," ujarnya.
Menurut penjelasan Dahnil, Prabowo tidak pernah secara spesifik menyinggung soal reshuffle kabinet.
"Bisa jadi, tapi yang jelas secara spesifik Pak Prabowo tidak pernah concern untuk membicarakan khusus (reshuffle)," kata Dahnil.
"Yang jelas kami (Partai Gerindra) pahami dan Pak Prabowo pahami ini hak sepenuhnya Pak Jokowi."
Dahnil mengatakan Gerindra dan Ketua Umumnya yakni Prabowo Subianto akan memastikan menteri pembantu Jokowi adalah orang-orang yang dapat mengemban tugas dengan baik.
Dua menteri yang terjerat kasus korupsi diketahui berasal dari partai penguasa.
Mensos Juliari Peter Batubara berasal dari PDIP, sedangkan Menteri KKP Edhy Prabowo adalah orang kepercyaan Prabowo Subianto sekaligus petinggi Partai Gerindra.
Baca juga: Soal Isu Presiden Jokowi akan Panggil Calon Menteri ke Istana Hari Ini, Kasetpres: Masih Digodok
Simak video selengkapnya mulai menit ke-5.20:
Rocky Gerung Tantang Jokowi soal Reshuffle