Terkini Nasional
Dahnil Anzar Ungkap Sikap Prabowo Terkait Isu Reshuffle Kabinet: Beliau Sampaikan Bukan Harus Kader
Dahnil menegaskan, Prabowo Subianto tak keberatan apabila posisi menteri tidak diisi oleh kader Gerindra melainkan dari profesional.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Beredar kabar bahwa besok Rabu (23/12/2020), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju.
Sebelumnya, isu perombakan menteri baru sudah beredar kuat di publik semenjak Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo serta Menteri Sosial Juliari Batubara ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menanggapi isu reshuffle, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjelaskan bahwa pengganti menteri yang akan di reshuffle tidak harus berasal dari Partai Gerindra.

Baca juga: Immanuel Ebenezer Tawarkan 19 Tokoh untuk Reshuffle Kabinet, Tantang untuk Buat Fakta Integritas
Baca juga: Dua Menteri Korupsi, Rocky Gerung Tantang Jokowi Reshuffle Total Kabinet: Tanpa PDIP dan Gerindra
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Ketua Umum Partai Gerindra, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam acara Sapa Indonesia Malam, Senin (21/12/2020) malam.
Terkait pengumuman reshuffle akan dilangsungkan pada Rabu besok, Dahnil enggan berkomentar.
Menurutnya hal itu sepenuhnya menjadi wewenang presiden.
Dahnil menyampaikan pesan dari Prabowo, bahwa Ketum Gerindra itu tidak mengahruskan pengganti menteri yang direshuffle berasal dari Gerindra.
"Berulang kali Beliau (Prabowo) sampaikan bukan harus kader utama kami yang menjadi menteri," ujar Dahnil.
"Yang paling penting orang itu bisa membantu Pak Jokowi dengan baik, dan itu bisa memastikan kerja kabinet ke depan lebih baik."
"Dalam posisi Pak Prabowo, kepentingan utamanya adalah ingin memastikan kerja pemerintahan 2020 sampai 2024 nanti bekerja dengan baik," sambungnya.
Dahnil menjelaskan, apabila Prabowo diminta untuk mengusulkan calon menteri, maka Prabowo akan memilih orang yang memiliki kapabilitas untuk bekerja membantu presiden.
"Beliau tentu patokannya adalah orang-orang yang capable baik itu orang partai dari Gerindra sendiri atau orang-orang profesional," kata Dahnil.
"Kepentingan Pak Prabowo, pemerintahan ini sukses, kemudian ada perubahan besar selama beberapa tahun ke depan," tandasnya.
Sepenuhnya Hak Pak Jokowi
Dahnil tak memungkiri ada pertemuan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membicarakan soal isu reshuffle.