Prostitusi Artis
Fakta Kasus Prostitusi Online yang Seret Artis TA: Disebut Kelas Atas hingga Ditawarkan di Situs
Seorang artis dan selegram berinisial TA ditangkap oleh polisi di sebuah hotel di Bandung, Jawa Barat bersama seorang pria, Kamis (17/12/2020).
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Seorang artis dan selegram berinisial TA ditangkap oleh polisi di sebuah hotel di Bandung, Jawa Barat bersama seorang pria, Kamis (17/12/2020).
Penangkapan artis TA merupakan pengembangan dari kasus tiga muncikari yang sudah lebih dulu dibekuk.
Hingga saat ini, Polda Jawa Barat masih memeriksa artis TA sebagai saksi.

Rupanya terungkap pula, kasus prostitusi yang dijalankan oleh para muncikari tersebut disebut prostitusi kelas atas dan telah berlangsung empat tahun.
1. Berjaringan di Seluruh Indonesia, Muncikari Ditangkap Kota yang Berbeda
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Erdi A Chaniago mengemukakan, ada tiga muncikari yang ditangkap.
Mereka adalah RJ (44), AH (40) dan MR (34). RJ berdomisili di Jakarta, AH berdomisili di Medan dan MR di Bogor.
Polisi menyebut, prostitusi online yang dijalankan tiga muncikari itu memang memiliki jaringan luas.
"Jaringannya seluruh Indonesia. Alhamdulillah polda Jabar khususnya Subdit Siber telah mengungkap jaringan yang luas ini," kata dia, Jumat (18/12/2020).
Baca juga: Artis TA Terlibat Prostitusi Online Kelas Atas, Muncikari Sanggup Penuhi Segala Selera Pelanggan
Baca juga: Polisi Ungkap Jaringan Prostitusi Online yang Libatkan Artis TA, Sebut Sudah Ada sejak 2016
2. Disebut Prostitusi Kelas Atas
Erdi menjelaskan, prostitusi online ini tergolong prostitusi kelas atas.
Sebab, para muncikari tersebut bisa melayani pelanggan sesuai dengan permintaan mereka.
Bahkan jika yang diminta adalah selebriti hingga pegawai swasta, para muncikari ini akan memenuhinya.
"Yang kita dapatkan adalah prostitusi kelas atas, kenapa? Karena mereka mampu dan sanggup sesuai dengan keinginan pelanggan," ujar dia.
"Misalnya, pelanggan ingin artis maka mereka mencari, pelanggan ingin selebriti atau pegawai swasta mereka mampu mencarinya," lanjut Erdi.