Breaking News:

Vaksin Covid

Setelah Jokowi, Edy Rahmayadi Siap Divaksin Pertama di Sumut: Kalau Presiden Pertama, Kedua Gubernur

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyatakan kesiapannya untuk menerima vaksin atau divaksinasi pertama yang dilakukan di Provinsi Sumut.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Youtube/KompasTV
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyatakan kesiapannya untuk menerima vaksin atau divaksinasi pertama yang dilakukan di Provinsi Sumut. 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyatakan kesiapannya untuk menerima vaksin atau divaksinasi pertama yang dilakukan di Provinsi Sumut.

Itu artinya Edy Rahmayadi akan menjadi orang kedua setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan disuntikkan vaksin Covid-19.

Kepastian itu diungkapkan Edy Rahmayadi seperti yang dikutip TribunWow.com dari tayangan YouTube Kompas.TV, Jumat (18/12/2020).

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac.
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac. (AFP/Nelson Almeid)

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Masyarakat Tak Takut Divaksin Covid-19: Kayak Digigit Semut Lah, Thik Gitu Aja

Baca juga: Apa Orang yang Sudah Terkena Covid-19 Tak Perlu Vaksin? Satgas: Khusus Covid Kita Enggak Pernah Tahu

Seperti yang diketahui, Jokowi sebelumnya sudah menyatakan akan menjadi orag pertama yang melakukan vaksinasi Covid-19.

Menurut Jokowi hal itu dilakukan untuk memastikan dan menyakinkan kepada masyarakat bahwa vaksinasi tersebut aman.

Begitupun juga menurut Edy Rahmayadi yang mengatakan sikapnya itu sekaligus untuk menjawab keraguan dari masyarakat terkait vaksinasi Covid-19.

"Ya kalau presiden yang pertama, yang kedua nanti gubernur," ujar Edy Rahmayadi.

Terkait pengadaan vaksin Covid-19 untuk Sumatera Utara, Edy Rahmayadi belum bisa berbicara cukup jauh.

Pasalnya menurutnya, saat ini Pemprov Sumut masih menunggu dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Meski begitu, dirinya mengaku sudah menyiapkan sarana dan fasilitas yang dibutuhkan di daerah untuk menunjang kegiatan vaksinasi.

Baca juga: Soal Vaksin Covid-19, BPOM: Vaksin Bukan Satu-satunya Cara untuk Memutus Mata Rantai Penularan

"Ini masih dikonsultasikan dari pusat juga nanti akan memberitahukan. Sehingga kita menyiapkan," jelasnya.

"Kita sudah menyiapkan semuanya. Di mana penempatannya, untuk melakukan vaksinnya," imbuh pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu.

Simak videonya mulai menit awal:

Apa Orang yang Sudah Terkena Covid-19 Perlu Divaksin?

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan soal cara kerja vaksin Covid-19.

Halaman
12
Tags:
Edy RahmayadiPresiden Joko Widodo (Jokowi)Vaksin Covid-19Covid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved