Breaking News:

Vaksin Covid

Perkembangan Terbaru Vaksin Covid-19 Sinovac di Indonesia hingga Potensi Vaksin Lainnya

Simak perkembangan terbaru Vaksin Covid-19 di Indonesia. Diketahui, Presiden Jokowi bakal menggratiskan vaksin Covid-19.

AFP/Nelson Almeid
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Simak perkembangan terbaru Vaksin Covid-19 di Indonesia. Diketahui, Presiden Jokowi bakal menggratiskan vaksin Covid-19. 

“Untuk EUA, rekomendasi WHO menyebutkan data interim pengamatan 3 bulan setelah penyuntikan dapat digunakan sebagai dasar pemberian izin penggunaan darurat”, ujar Lucia.

Baca juga: Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Masih Tunggu Penerbitan Izin Edar, Ini Kata BPOM

Dijelaskan Lucia, uji klinik fase III di Bandung berjalan sesuai timeline yang direncanakan, semua subjek atau relawan sudah mendapatkan dua kali penyuntikan.

Penyuntikan dosis vaksin Covid-19 Sinovac itu juga telah diikuti pemantauan dengan periode 1 bulan, 3 bulan dan 6 bulan untuk memastikan keamanan dan khasiat vaksin tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya, vaksin yang diproduksi Sinovac ini juga diuji klinik di negara-negara lain termasuk Brazil, Turki dan Chili.

"Peneliti akan mengumpulkan data-data tersebut dan melakukan analisis untuk kemudian dilaporkan ke Badan POM, yang selanjutnya dilakukan evaluasi sebelum vaksin digunakan untuk program vaksinasi," jelasnya.

Sedangkan, saat ini 1,2 juta dosis vaksin Sinovac yang telah berhasil didatangkan sebelumnya sedang dilakukan proses observasi oleh Badan POM.

Jika hasil pemantauan terhadap efikasi atau khasiat sudah mencapai 50 persen atau lebih, diikuti kemanan dan mutu vaksin terjamin, maka sangat mungkin Badan POM bisa mengeluarkan izin edar dan penggunaan (EUA).

BPOM akan evaluasi semua jenis vaksin Covid-19

Selain vaksin Covid-19 Sinovac, ada lima jenis vaksin lain yang telah disetujui pemerintah melalui Keputusan Menteri Kesehatan No. 9860/2020 adalah vaksin yang dikembangkan Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, dan Pfizer-BioNTech.

Meski menggunakan skema EUA, kata dia, aspek keamanan khasiat dan mutu harus tetap terpenuhi berdasarkan data pendukung yang memadai.

"Selain Sinovac, kami akan melakukan langkah evaluasi yang sama untuk kelima jenis vaksin lain yang ditetapkan Keputusan Menkes (Menteri Kesehatan)," kata dia.

Dalam keputusan Menteri Kesehatan Nomor 9860 tahun 2020 dimungkinkan adanya perubahan jenis vaksin yang digunakan oleh pemerintah.

Utamanya, jika ada kandidat vaksin Covid-19 yang telah memenuhi persyaratan keamanan khasiat dan mutu yang ditetapkan menteri kesehatan, maka BPOM akan melakukan proses evaluasi dan menerbitkan EUA terhadap vaksin-vaksin tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Perkembangan Vaksin Covid-19 Sinovac dan Potensi Vaksin Lainnya"

Sumber: Kompas.com
Tags:
Vaksin Covid-19Covid-19VaksinVirus CoronaJokowiSinovac
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved