Breaking News:

Terkini Daerah

Remaja Pelaku Mutilasi di Bekasi Ngaku Dibayar seusai Dicabuli, Kesal karena Nominal Terus Berkurang

Tersangka pembunuhan disertai mutilasi berinisial A (17) mengaku dibayar seusai dicabuli oleh korban.

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Tribun Jakarta
Potongan mayat laki-laki ditemukan di dua tempat yang berbeda di Bekasi pada Senin (2/12/2020) kini diotopsi di Instalansi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta. 

TRIBUNWOW.COM - Tersangka pembunuhan disertai mutilasi berinisial A (17) mengaku dibayar seusai dicabuli oleh korban.

Selain itu, pelaku diketahui membawa dan membuang potongan tubuh korban, DS (24) menggunakan sepeda motor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, motor itu merupakan milik korban yang dibawa saat mendatangi kontrakan pelaku.

TKP kediaman pelaku mutilasi di Kampung Pulo Gede, RT 05 RW 011, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi.
TKP kediaman pelaku mutilasi di Kampung Pulo Gede, RT 05 RW 011, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Potongan tubuh korban dimasukan kedalam kantong menjadi empat bagian.

"Pelaku bungkus satu-satu potongan (tubuh) yang dibuang dengan menggunakan motor korban," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (10/12/2020).

Yusri menjelaskan, pelaku lalu menjual motor korban setelah membuang potongan tubuh.

Baca juga: Kesaksian Tetangga Remaja Pemutilasi Karyawan Minimarket di Bekasi: Tahu-tahu Pelaku Sudah Sendirian

Namun, Yusri tak menyebutkan berapa harga dan kemana motor korban dijual pelaku.

"Kemudian motor korban itu dijual pelaku. Makannya pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP (pencurian) juga," ucapnya.

Hasil pemeriksaan, pelaku melakukan pembunuhan sadis lantaran emosi atas perlakuan sodomi yang dilakukan korban.

Setidaknya, pelaku sudah dicabuli oleh korban hingga 50 kali sejak Juli 2020.

Keduanya berkenalan di angkutan umum pada Juni 2020.

Yusri mengatakan, semula A menerima uang Rp 100.000 dari DS setiap kali dicabuli.

Namun, nominal uang yang diterima pelaku mulai berkurang, bahkan tidak dibayar korban setiap kali melakukan perbuatan asusila.

Baca juga: Tetangga Yakini Pelaku Mutilasi Karyawan di Bekasi Bukan Penyuka Sesama Jenis: Punya Pacar Perempuan

Bahkan pelaku kerap menerima penganiayaan yang memicu rasa sakit hati hingga terjadi pembunuhan serta mutilasi.

"Kejadian hari Sabtu terakhir mereka ketemu. Korban menginap di rumah pelaku. Mereka di situ kemudian terjadi asusila, hingga pelaku menusuk korban dan mutilasi hingga empat potong," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Tags:
Korban mutilasi di BekasiMutilasiBekasi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved