Breaking News:

Terkini Daerah

Misteri Mutilasi oleh Manusia Silver, Tetangga Sempat Dengar Ketukan dan Cium Aroma Tidak Enak

Seorang penjaga mini market, Dony Saputra dibunuh dan dimutilasi oleh remaja berinisial A (17), ini kesaksian tetangga.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
Tribun Jakarta
Tetangga pelaku, Emas Jumiati lantas mengungkap kesaksiannya terkait seorang penjaga mini market, Dony Saputra dibunuh dan dimutilasi oleh remaja berinisial A (17) di rumah pelaku di Jakasempurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang penjaga mini market, Dony Saputra dibunuh dan dimutilasi oleh remaja berinisial A (17) di rumah pelaku di Jakasempurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Dony dibunuh lantaran A mengaku kesal terus dipaksa untuk disodomi.

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jakarta pada Kamis (10/12/2020), tetangga pelaku, Emas Jumiati lantas mengungkap kesaksiannya.

TKP kediaman pelaku mutilasi di Kampung Pulo Gede, RT 05 RW 011, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi.
TKP kediaman pelaku mutilasi di Kampung Pulo Gede, RT 05 RW 011, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi. (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Baca juga: Pengakuan Pelaku Mutilasi Dony Saputra, Dicabuli 50 Kali dan Uang Bayarannya Terus Dikurangi Korban

Emas mengaku pernah mendengar suara ketukan dari rumah pelaku pada Minggu (6/12/2020).

Diketahui, A tinggal sendiri di sana setelah orang tuanya meninggal dunia.

Emas yang tinggal bersebelahan dengan A awalnya merasa tak curiga dengan suara tersebut.

Meski demikian, suara itu sempat ditanyakan Emas kepada pelaku.

Namun, saat itu A mengaku tengah memasang keramik.

"Saya enggak curiga sama sekali, sempet denger suara duuug..duuug.duug, gitu doang," kata Emas saat diwawancara, Rabu (9/12/2020).

"Kan dia sempet keluar sebentar, saya tanya lagi ngapain, terus dia jawab lagi masang keramik, oh gitu yauda saya enggak curiga apa-apa," lanjut.

Selain itu, Emas juga menceritakan bahwa pada Minggu sore, A sempat keluar untuk keluar rumah membeli minuman.

Saat itu, Emas mengaku sempat mencium bau yang tidak enak.

"Saya cium aroma enggak enak aja, terus saya tanya lagi, pelaku jawab bau pilok, dia lagi ngecat barang katanya," tutur Emas.

Emas menduga, suara ketukan itu A tengah melakukan perbuatan keji memutilasi korban.

Apalagi pada hari yang sama, pelaku sempat meminjam alat asah pisau kepada tetangga sekitar.

Halaman
123
Tags:
Korban mutilasi di BekasiBekasiMutilasiKasus PembunuhanKalimalangDony Saputra
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved