Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Fakta-fakta Pilkada Solo: Bajo Diterpa Isu Miring hingga Gibran Tak akan Dapat Suara dari Jokowi

Sebanyak 270 daerah di Indonesia akan melakukan Pilkada Serentak 2020, hari ini Rabu (9/12/2020), satu di antaranya adalah Kota Solo.

TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI/Instagram @fx.rudyatmo
Kolase foto Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) dan Gibran Rakabuming Raka maju dalam Pilkada Solo 2020. 

Gibran diprediksi akan mendapatkan 62 persen suara.

Sedangkan sang rival, pasangan Bajo diprediksi hanya mendapatkan 3,25 persen suara saja.

Sementara itu sebanyak 18,75 tidak memilih atau abstain dan 16 persen lagi tidak masih belum tahu.

"Apabila pilihan abstain dan belum tahu pada akhirnya tidak menentukan pilihan, kemudian, suara sah hanya dihitung dari responden yang memilih pasangan calon maka perolehan Gibran-Prakoso diperkirakan sebesar 95 persen dan Bajo sebesar 5 persen," kata Direktur Program Prospek Research Center, NUnik Nurhayati.

Tidak berbeda jauh dengan survei yang dilakukan oleh Indo Barometer yang mengunggulkn paslon Gibran-Teguh.

Dikutip dari Kompas.com, elektabilitas Gibran mencapai 65,3 persen.

Sebaliknya, angka elektabilitas pasangan Bajo hanya 4,5 persen.

Sedangkan sisanya sebanyak 30,3 persen terdiri dari tidak akan memilih, masih rahasia, belum memutuskan, tidak tahu dan tidak menjawab.

Kepastian tersebut diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari."Gibran dan Bagyo Wahyono kita lihat angkanya 65 banding 4 persen. Jauh ya selisihnya 60 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari dalam konferensi persnya, Senin (7/12/2020).

Baca juga: Protokol Kesehatan Ketat Diterapkan saat Pilkada Serentak 2020, Harus Ikuti 15 Aturan saat Nyoblos

4. Dana Kampanye Kedua Paslon

Sebelum bersaing pada 9 Desember 2020, kedua paslon harus melaporkan biaya pengeluaran kampanye Pilkada 2020.

Berdasarkan laporan yang diterima KPU Kota Solo, besaran dana kampanye antara paslon nomor urut satu dengan nomor urut dua terpaut cukup banyak.

Dikutip TribunWow.com dari KompasTV, selisih antara keduanya mencapai 3,1 miliar.

Pasangan Gibran-Teguh melaporkan total pengeluaran selama masa kampanye sebesr Rp 3.215.119.818.

Sedangkan lawannya Bajo menghabiskan dana sebesar Rp 110.217.386.

Halaman
1234
Tags:
Pilkada Serentak 2020Pilkada SoloGibran Rakabuming RakaJokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved