Habib Rizieq Shihab
Sesalkan Sikap Habib Rizieq soal Swab Test, Mahfud MD Minta Kooperatif: Bisa Diancam Hukum Pidana
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyesalkan sikap dari Imam Besar Front Besar (FPI), Habib Rizieq Shihab.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Atri Wahyu Mukti
"Kalau merasa dirinya sehat tentunya tidak keberatan untuk memenuhi panggilan aparat hukum memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan demi keselamatan bersama," pinta Mahfud MD.
"Khusus untuk rumah sakit UMMI dan Mer-C itu juga akan dimintai keterangan," pungkasnya.
Simak videonya mulai menit awal:
RS Ummi Klarifikasi soal Isu Kabur: Itu Tidak Benar
Pihak Rumah Sakit (RS) Ummi diwakili oleh sang Direktur Utama Andi Tatat, membantah kabar bahwa pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab kabur dari rumah sakit.
Pada kesempatan yang sama, Andi juga mengucapkan terima kasih kepada Habib Rizieq yang telah memilih untuk dirawat di RS Ummi.
Pernyataan itu disampaikan oleh Andi lewat konferensi pers di teras Balai Kota Bogor, bersama Wali Kota Bogor Bima Arya, Minggu (29/11/2020).

Baca juga: Temukan Unsur Pidana terkait Kerumunan Acara Rizieq Shihab, Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan
Dikutip dari YouTube Kompastv, awalnya Andi secara tegas membantah kabar yang menyebut Habib Rizieq telah kabur dari RS.
Andi mengklarifikasi, Habib Rizieq pulang dari RS atas permintaan keluarga.
"Hal itu tidak benar," kata dia.
"Memang Beliau pulang dengan permintaan keluarga."
Kendati demikian, Andi mengaku telah mewanti-wanti Habib Rizieq agar tidak pulang sebelum hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit keluar.
Namun pihak Habib Rizieq pada akhirnya tetap memilih untuk pulang.
Lantaran hasil pemeriksaan belum keluar, Andi memohon supaya Habib Rizieq bersedia menjalani proses isolasi.
"Kami mohon juga kepada keluarga besar Habib Rizieq Shihab untuk tetap menjalankan proses isolasi," ucap Andi.