Terkini Daerah
Pensiunan Bu Guru Ditemukan Tinggal Tulang, Kondisi Duduk di Kursi, Diduga Tewas 5-7 Bulan Lalu
Mayat sang pensiunan guru itu sudah kering tinggal tulang, tapi tidak menimbulkan bau.
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Seorang wanita pensiunan guru, W (61), ditemukan sudah tinggal tulang kerangka.
Ia adalah warga Kelurahan Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.
Mayat W ditemukan dalam kondisi duduk di kursi kayu lantai dua rumahnya, Sabtu (21/11/2020).
Mayat itu sudah kering tinggal tulang, tapi tidak menimbulkan bau.
Baca juga: Suami Tikam Istrinya yang Berumur 14 Tahun Puluhan Kali hingga Tewas, padahal Baru Sebulan Menikah
Baca juga: Tertidur Lelap, Sugeng Dianiaya Mantan Suami Istrinya hingga Tewas, Polisi: Menancap di Jantung
Lurah Sumber Taman Yudo Pratomo mengatakan, perempuan 61 tahun itu tinggal sendirian di rumahnya.
W merupakan pensiunan guru sekolah dasar (SD) dan diduga memiliki gangguan mental.
"Berdasarkan info yang saya terima, dia tidak memiliki anak namun memiliki suami yang tinggal di luar kota. Saat suaminya datang ke rumah beberapa bulan lalu, suaminya diusir oleh W," kata Yudo saat dihubungi Kompas.com, Minggu (22/11/2020).
Sebulan lalu, kerabat W juga datang berkunjung dan mendapati rumah dalam keadaan terkunci.
Kerabatnya mencoba menghubungi W tetapi tak bisa karena melihat rumah dalam keadaan kosong.
Mereka pun pulang k rumah masing-masing. Para kerabat kembali mengunjungi W pada Sabtu (21/11/2020).
Tetapi, pintu tetap terkunci dan W tak juga muncul.
Pihak keluarga mulai curiga dan meminta izin kepada tetangga juga perangkat rukun tetangga (RT) untuk mendobrak pintu rumah W.
Babinsa TNI dan warga lalu mendobrak pintu di lantai dua karena pintu utama di lantai dasar sulit dibuka.
Baca juga: Fakta Pria di Mojokerto Bunuh Suami Mantan Istrinya, Anak Korban jadi Saksi Pembacokan Sadis
Baca juga: Pria Mojokerto Bacok Suami dari Mantan Istrinya, Dibunuh saat Tidur Terlelap di Depan Anak
Saat masuk ke dalam rumah, W ditemukan meninggal dalam posisi duduk di sebuah kursi kayu.
Mayat itu berbalut daster yang sudah lapuk. Terlihat debu tebal menutupi mayat tersebut. Kerabat dan warga tak menyentuh mayat itu.