Breaking News:

Terikini Nasional

Tengku Zulkarnain Jelaskan Fenomena 'Kurang Lakunya' Partai Islam: Tokoh-tokoh Islam Tidak Militan

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) MUI, Tengku Zulkarnain memberikan penjelasan terkait fenomena 'kurang lakunya' partai-partai Islam.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
Youtube/Refly Harun
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) MUI, Tengku Zulkarnain memberikan penjelasan terkait fenomena 'kurang lakunya' partai-partai Islam, dalam kanal YouTube Refly Harun, Minggu (15/11/2020). 

"Misalnya di Jawa Tengah, Jawa Timur itu katanya basisnya NU, ternyata konstelasi politik sejak zaman pemilu pertama itu (partai) NU tidak pernah memegang peranan pertama," ungkapnya.

"Kalau di Jawa Timur yang menang itu PNI dengan Masyumi, kalau Jawa Tengah PNI dengan PKI yang menang," imbuhnya.

"Pemilu tahun 1955, Partai NU enggak menang di Jawa Timur, Partai NU enggak menang di Jawa Tengah."

Sama halnya pada era reformasi, Zulkarnain menyebut partai Islam masih belum bisa berbicara banyak.

"Ketika zaman reformasi, belum pernah PKB di Jawa Timur menang, yang menang kalau enggak PDIP, Golkar," terang Tengku Zulkarnain.

"Kalau PKB dianggap perwakilan dari NU kalaupun enggak bisa menang di seluruh Indonesia, paling Jawa Timur, Jawa Tengah menang," jelasnya.

Oleh karenanya, ia menilai ada kegagalan para tokoh politik Islam dalam mengembangkan partai politiknya.

"Berarti kan politikus Islam tidak berakar dalam urusan politik. Menempatkan kepentingan politik itu demi islam itu gagal," pungkasnya.

Baca juga: Beda Gibran Vs Bagyo di Debat Pilkada Solo, Pengamat Sebut Ada yang Emosional dan yang Curhat

Simak videonya mulai menit ke- 10.10

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Tags:
Tengku ZulkarnainIslamMajelis Ulama Indonesia (MUI)Refly Harun
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved