Habib Rizieq Shihab
Bantah Pemerintah Niat Cekal Habib Rizieq, Moeldoko Singgung Massa Pendukung: Mereka yang Mengganggu
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menanggapi kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
Maka dari itu, Rizieq membantah jika ia dicap sebagai kriminal yang telah melanggar hukum selama tinggal di negara tersebut.

Ia kemudian mengucapkan terima kasih karena merasa dibantu pemerintah setempat selama tinggal di Arab Saudi.
"Maka itu lewat forum ini saya ingin sampaikan terima kasih kepada pemerintah Arab Saudi. Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi di mana selama keberadaan saya 3,5 tahun di sana, mereka telah memperlakukan saya secara baik," ungkap Rizieq.
"Kemudian mereka telah memberikan segala kemudahan," katanya.
"Yang baik kita apresiasi, yang tidak baik kita kritisi," tambah pendakwah tersebut.
Baca juga: Klaim Punya Perjanjian BIN, Habib Rizieq Ungkap Intelijen Arab Saudi Justru Minta Maaf: Mereka Kaget
Ulama 55 tahun itu lalu menyinggung bagaimana sikapnya terhadap pemerintah Indonesia.
"Jadi kalau ada yang mengatakan, 'Habib kok terima kasihnya sama pemerintah Saudi aja, sama pemerintah Indonesia bagaimana?'," ungkit Rizieq.
Ia mengaku selama ini tidak merasa diperlakukan baik oleh pemerintah Indonesia, sehingga tidak merasa perlu mengucapkan terima kasih sampai saat ini.
"Ya baik dulu, dong. Kalau baik, nanti kita terima kasih. Kira-kira betul enggak?" sindir Rizieq.
"Kalau pemerintah baik, wajib terima kasih, kita apresiasi," tandasnya (TribunWow.com/Brigitta)