Breaking News:

Terikini Nasional

Setibanya di Tanah Air, Habib Rizieq Dapat Imbauan untuk Karantina Mandiri 14 Hari

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq direncanakan akan tiba di Indonesia pada Selasa (10/11/2020).

YouTube FRONT TV
Habib Rizieq Shihab mengumumkan jadwal kepulangannya dari Arab Saudi ke Indonesia, Rabu (4/11/2020). 

"Sebisa mungkin (sambutan) tidak di dalam bandara, mungkin akan lebih bijak kalau disambutnya di titik akhir di kediaman beliau di Petamburan," imbuhnya.

Selain itu, dari segi keamanan, Agus memastikan akan memperketat pengamanan dengan melibatkan pihak kepolisian.

Kapitra Ungkap Kekhawatiran Pihak yang Kontra Habib Rizieq

Politikus PDI Perjuangan, Kapitra Ampera mengakui ada pro dan kontra terhadap kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq.

Dilansir TribunWow.com, Kapitra Ampera mengatakan untuk pihak yang pro tentunya para pendukung dari Habib Rizieq itu sendiri.

Sedangkan pihak yang kontra dengan kepulangan Habib Rizieq karena merasa ada kekhawatiran tertentu

Hal itu diungkapkannya dalam acara Kabar Petang 'tvOne', Minggu (8/11/2020).

Politikus PDI Perjuangan, Kapitra Ampera mengakui ada pro dan kontra terhadap kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq.
Politikus PDI Perjuangan, Kapitra Ampera mengakui ada pro dan kontra terhadap kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq. (Youtube/tvOneNews)

Baca juga: Curigai Dubes RI, Munarman Ungkap Permainan Canggih dan Terencana Gagalkan Kepulangan Habib Rizieq

Baca juga: Habib Rizieq Pulang, Refly Harun Soroti Sikap Bungkam Prabowo: Banyak yang Berharap Lobi Jokowi

Kapitra mengatakan rasa kekhawatiran tersebut muncul lantaran mereka memiliki anggapan bahwa Habib Rizieq merupakan figur yang dikenal banyak membenci pemerintah sekarang ini di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Selain itu, dikatakannya bahwa kemungkinan ada kaitannya dengan kekalahan calon yang didukung di Pilpres 2019 lalu, yakni pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Meski begitu, harusnya kekhawatiran tersebut sudah tidak terjadi lantaran pemerintah sendiri sudah melakukan rekonsiliasi dengan menunjuk Prabowo Subianto sebagai menteri pertahanan.

"Yang saya amati bahwa ada sekelompok masyarakat mengatakan bahwa kelompok Habib Rizieq sangat membenci pemerintah ini dengan selalu menuding, mencaci maki pemerintah maupun presiden," ujar Kapitra Ampera.

"Kedua belum move on dengan situasi politik, meskipun pilpresnya sudah selesai, lawan politiknya sudah bergabung dengan pemerintah Pak Jokowi," imbuhnya.

"Tetapi kelompok Habib Rizieq tetap saja menuding, memasalahkan bahwa pilpres ini curang dan sebagainya."

Selain itu menurut Kapitra Ampera bahwa masih adanya pihak yang tidak mendukung kepulangan Habib Rizieq lantaran yang bersangkutan kerap melakukan aksi massa dengan sasarannya adalah pemerintah.

"Yang ketiga adalah bahwa kelompok Habib Rizieq ini menurut mereka selalu merongrong pemerintah," kata Kapitra.

Halaman
123
Tags:
Habib RizieqRizieq ShihabFPIFront Pembela Islam (FPI)Covid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved