Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Tawarkan Cara Atasi Narkoba, Gibran Rakabuming: Bandar dan Perdagangannya di Solo Harus Disikat

Gibran Rakabuming Raka mengatakan dirinya dengan Teguh Prakosa bertekad akan membasmi peredaran narkoba andai mendapatkan amanah memimpin Solo.

DOK. TIM KOMUNIKASI DAN MEDSOS G
Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan Teguh Prakosa (kanan), berpose bersama Ketua DPC PDI-P Solo FX Hadi Rudyatmo, di Kantor DPC PDI-P Solo, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2020). Gibran mengatakan dirinya dengan Teguh Prakosa bertekad akan membasmi peredaran narkoba andai mendapatkan amanah memimpin Solo. 

"Lalu kita juga akan bekerja dengan BNN, ini bandar-bandar narkoba, perdangangan gelap narkoba di Solo harus disikat," ungkapnya.

Lebih lanjut, selain langkah represif, Gibran juga akan menggalakkan langkah preventif, yakni dengan cara menyediakan wadah untuk menampung bakat-bakat kreatifitas anak-anak muda.

"Agar anak-anak Solo mempunyai tempat untuk bisa mencurahkan kreativitasnya, saya akan membuat program kreativitas dan membuat public space agar anak-anak Solo bisa membentuk ekosistem yang produktif yang dikomandoi oleh anak-anak muda," kata Gibran.

"Saya yakin dengan space-space yang produktif seperti ini, anak muda akan terhindar dari narkoba," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 4.10:

Beda Gaya Gibran Vs Bagyo di Debat Pilkada Solo

Dua pasangan calon (paslon) di Pilkada Solo 2020, yakni Gibran Rakabuming Raka dengan Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono dengan FX Supardjo mengikuti debat perdana jelang Pilkada Solo 2020.

Debat tersebut dilakukan di Hotel The Sunan, Solo, Jumat (6/11/2020).

Dilansir TribunWow.com, keduanya memulai debat dengan pemaparan visi dan misi untuk Kota Solo.

Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyonoi-FX Supardjo saat debat Pilkada Solo 2020 di The Sunan Hotel Solo, Jumat (6/11/2020).
Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyonoi-FX Supardjo saat debat Pilkada Solo 2020 di The Sunan Hotel Solo, Jumat (6/11/2020). (KompasTV)

Baca juga: Tak Bisa Jawab Keunggulan Dirinya atas Gibran, Bagyo: Saya Tidak Punya Kapasitas untuk Menilai

Sebagai gambaran Gibran-Teguh memiliki tujuan untuk mewujudkan Kota Solo sebagai kota budaya yang modern, gesit, tangguh, kreatif dan sejahtera.

Sedangkan dari Bagyo-Wahyono meningkatkan papan, sandang, pangan (tempat, pakaian, dan makanan) di Kota Solo.

Terlepas dari visi dan misi kedua calon, Pengamat Ketatanegaraan Universitas Sebelas Maret (UNS), Agus Riewanto memiliki pandangan terkait perbedaan gaya dan sikap dari khususnya Gibran dengan Bagyo.

Dikutip dari TribunSolo.com, Sabtu (7/11/2020), Agus menilai ada perbedaan yang cukup mendasar.

Menurutnya, Gibran, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu dinilai terlihat begitu emosional setiap kali menyampaikan gagasannya.

Sehingga menurutnya justru menganggu poin yang disampaikan.

Halaman
123
Tags:
Pilkada Serentak 2020Gibran Rakabuming RakanarkobaBagyo WahyonoPilkada Solo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved