Pilpres Amerika Serikat 2020
Sebut Indonesia Lebih Untung jika Trump Menang, Dahlan Iskan: Kalau Biden Harus Waspada dengan Papua
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan pandangannya terkait panasnya persaingan di Pilpres Amerika Serikat antara Donald Trump melawan Joe Biden.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Lailatun Niqmah
Menanggapi hasil sementara perolehan suara tersebut, kedua calon memiliki respons yang berbeda.
Dari Joe Biden yang berada di atas angin mengaku sangat optimis bisa menembus batas kemenangan, yaitu 270 suara.
"Saya di sini tidak untuk mendeklarasikan kemenangan. Saya di sini untuk memberitahu Anda bahwa saya di sini untuk mengatakan bila proses perhitungan ini telah usai, kami percaya kami akan menjadi pemenang," ucap Biden berbicara di atas podium, Rabu sore waktu setempat, dikutip dari Tribunnews.com.

Baca juga: Kemenangan Donald Trump di Pilpres AS Disebut akan Untungkan Indonesia, Ini Penjelasan Anggota DPR
Sebaliknya, Donald Trump yang sedang tertinggal merasa tidak terima.
Dirinya lantas mencuitkan sejumlah kritikan terhadap jalannya Pilpres Amerika, melalui akun Twitternya @realdonaldtrump pada Kamis pagi.
Ia menyebut kuasa hukumnya sebenarnya telah meminta untuk transparansi terkait pemilu ini.
Namun, suami dari Melanie Trump ini menganggap sistem Pemilu di negaranya sudah rusak.
Sehingga harus ada pembahasan lebih lanjut terkait Pemilu di AS.
"Our lawyers have asked for “meaningful access”, but what good does that do? The damage has already been done to the integrity of our system, and to the Presidential Election itself.
This is what should be discussed!
(Pengacara kami telah meminta "akses yang berarti", tapi apa gunanya itu? Kerusakan telah terjadi pada integritas sistem kita, dan pada Pemilihan Presiden itu sendiri.
Inilah yang harus didiskusikan!-red)," ujar Trump.

(TribunWow/Elfan/Gipty)