Breaking News:

Terkini Nasional

Tanggapan Ganjar saat Dikritik Haris Azhar di Mata Najwa: Anda Punya Sikap Berbeda Saya Juga Hormati

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan tanggapan atas kritik yang diberikan oleh Direktur Eksekutif Lokataro, Haris Azhar.

Youtube/Najwa Shihab
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan tanggapan atas kritik yang diberikan oleh Direktur Eksekutif Lokataro, Haris Azhar, dalam acara Mata Najwa, Rabu (4/11/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan tanggapan atas kritik yang diberikan oleh Direktur Eksekutif Lokataro, Haris Azhar.

Dilansir TribunWow.com, Haris Azhar memberikan kritik kepada Ganjar berkaitan dengan cara menyikapi aksi demo Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Momen tersebut terjadi dalam acara Mata Najwa, Rabu (4/11/2020).

Direktur Eksekutif Lokataro, Haris Azhar mengaku tidak respek terhadap pemerintah terkait aksi demo yang terjadi akhir-akhir ini, terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja
Direktur Eksekutif Lokataro, Haris Azhar mengaku tidak respek terhadap pemerintah terkait aksi demo yang terjadi akhir-akhir ini, terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja (Youtube/Najwa Shihab)

Baca juga: Di Mata Najwa, Saksi Mata Beberkan Sosok Oknum Pembakar Halte Sarinah, Sempat Tanya Ini ke Pelaku

Baca juga: Di Mata Najwa, Haris Azhar Ngaku Tak Respek pada Jokowi soal Demo: Memobilisasi Pimpinan Daerah

Dalam kesempatan itu, Ganjar menjelaskan bahwa dalam aksi demo tersebut rupanya tidak hanya dilakukan oleh orang-orang yang memang berkepentingan, melainkan juga ada anak-anak atau pelajar.

Padahal saat ditanyai tujuan dari demo, menurut Ganjar, mereka tidak paham dan mengaku hanya ikut-ikutan.

Ganjar lantas menyayangkan kondisi tersebut, karena menurutnya tidak sepantasnya mereka berada di tengah kerumunan aksi demo.

Apalagi dikatakan Ganjar, aksi demo tersebut berjalan tidak kondusif dan cenderung anarkis.

Namun Haris Azhar mempunyai pandangan tersendiri, menurutnya anak remaja atau pelajar tetap punya hak untuk ikut menyampaikan aspirasi.

Sedangkan terkait adanya aksi-aksi tidak pantas, menurut Haris Azhar bukan termasuk kejahatan, melainkan adalah pelanggaran ketertiban umum.

Meski membenarkan sikap dari Ganjar Pranowo yang sudah mau menemui pendemo untuk melakukan dialog, Haris Azhar tidak ingin adanya kerusuhan dalam aksi demo disudutkan ke pelajar.

"Yang saya lihat overkriminalisasi, jadi menuduh anak-anak melakukan kejahatan, dituduh anarki," kata Haris Azhar.

"Saya suka gaya Pak Ganjar yang mau menemui, tapi menurut saya, kesimpulan-kesimpulan satu dua peristiwa jangan dipakai mengeneralisasi dengan segala hal yang ada terjadi belakangan di negeri ini," ujar Haris Azhar.

Baca juga: Survei Menteri Jokowi: Prabowo Jadi yang Terbaik, Disusul Nadiem Makarim dan Sri Mulyani

Menanggapi hal itu, Ganjar mengatakan bahwa yang dibutuhkan untuk meredam ataupun mencegah terjadi kerusuhan dalam setiap demo adalah dilakukannya komunikasi yang baik.

"Yang penting kita komunikasi saja dengan mereka, apakah saya proaktif menjemput itu," kata Ganjar.

"Dan akhirnya kita bisa kok menyampaikan dan teman-teman buruh pada hari berikutnya saya share informasinya, mereka mengatakan 'Oh begini toh pak? ya tidak semuanya baik sih, tapi ada yang baik juga ya pak ya'," jelasnya.

Sementara itu terkait kritik dari Hariz Azhar, Ganjar menegaskan bahwa setiap pemimpin maupun orang memiliki sikapnya masing-masing.

Menurutnya, apa yang dilakukan itu tidak lain hanyalah untuk melindungi anak-anak dari hal-hal yang tidak diinginkan dalam demo tersebut.

"Memang saya juga tidak sepaham semua dengan Bung Haris Azhar ya," kata Ganjar.

"Kita beda pada beberapa sikap, tapi saya harus mengambil keputusan untuk melindungi anak-anak saya," tegasnya.

"Soal Anda punya sikap berbeda saya juga menghormati, tapi komunikasi kita lakukan karena ternyata itu bisa mereda," pungkasnya.

Baca juga: Najwa Shihab Tunjukkan Foto Pembakar Halte Sarinah, BIN Akui Sudah Tahu: By Design Cari Celah

Simak videonya mulai menit ke- 9.50:

 

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved