Terkini Daerah
Terbelit Utang, Pria di Sampit Bunuh Nenek Janda Kaya dan Gasak Perhiasan Emas, Masih Kerabat
Polisi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan dan perampokan terhadap seorang nenek bernama Cahaya atau Icah (66).
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Polisi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan dan perampokan terhadap seorang nenek bernama Cahaya atau Icah (66).
Diketahui warga Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah itu ditemukan tewas dengan sejumlah barang berharga yang hilang pada Jumat (30/10/2020) lalu.
Dilansir TribunWow.com, hal itu dikonfirmasi Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin dalam tayangan Apa Kabar Indonesia Pagi di TvOne, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Istri Tikam Suami dan Bohong Sebut Korban Tewas Bunuh Diri, Sakit Hati Pernah Dijebloskan Penjara
Terungkap kemudian identitas pelaku adalah Yudi alias Amang Isin (56).
Jakin mengungkapkan motif pembunuhan dan perampokan tersebut.
"Motifnya pure adalah masalah ekonomi. Pelaku tergoda untuk menguasai harta milik korban," kata Jakin.
Ia membenarkan pelaku masih berkerabat dengan korban.
"Suami korban adalah masih sepupu dari istri pelaku, jadi masih kerabat dekat," paparnya.
Jakin menuturkan, Yudi merampok sejumlah perhiasan emas setelah membunuh korban.
Penemuan barang bukti tersebut sesuai dengan sejumlah barang yang hilang dari rumah korban saat kejadian.
"Hasil penyitaan yang kami lakukan terhadap barang bukti itu ada cincin sebanyak dua buah, gelang keroncong sebanyak dua buah, anting, dan kalung. Semuanya emas," ungkap dia.
Menurut Jakin, selama ini hubungan Nek Icah dengan Yudi layaknya anggota keluarga biasa.
Diketahui Yudi juga kerap bersilaturahmi dengan mengunjungi rumah korban.
Baca juga: Tak Pulang Seusai Akad Nikah, Pria di Samarinda Tewas Gantung Diri, Ipar Singgung Restu Orangtua
"Hubungan antara korban dengan pelaku masih seperti hubungan keluarga. Misalkan pelaku datang ke rumah korban untuk bersilaturahmi pada hari raya atau pada hari biasa, seperti keluarga pada umumnya saja," papar Jakin.
Jakin membenarkan Nek Icah dikenal memiliki ekonomi yang cukup mampu di kawasan tersebut.