Terkini Daerah
Kapolda Riau Ungkap Sosok yang Suruh Oknum Komisaris Polisi Bawa Sabu 16 Kg: Masih Melarikan Diri
Sosok bernama Herry disebut sebagai pemilik dan pengendali narkoba berjenis sabu sebanyak 16 kg yang dibawa oleh kurir oknum Kompol Polda Riau.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Herry sendiri sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.
"Untuk itu Satgas Harimau Kampar, saya ingin sampaikan kepada publik terkait dengan orang-orang yang masih melarikan diri, untuk menyerahkan (diri). Antara lain Herry pemilik dan pengendali narkoba 16 kg ini," ungkap Irjen Agung.
Ia mengatakan kini Polda Riau telah melakukan pemetaan dan mengidentifikasi asal narkoba, dan tujuan narkoba dikirim ke mana.
Saya Tak Mau Sebut Pangkat
Melihat bawahannya ternyata menjadi seorang kriminal, Kapolda Riau, Irjen Agung Setya Imam Effendi enggan menganggap pelaku sebagai bagian dari Polri.
Irjen Agung menegaskan bahwa Imam Zaidi bukan lagi termasuk sebagai anggota kepolisian.
"Kemarin mungkin anggota, tapi hari ini bukan, maka saya tidak mau sebut nama dan pangkat dan sebagainya, karena dia sudah tidak punya pangkat," tegasnya.
Bahkan Irjen Agung menyebut mantan bawahannya itu sebagai pengkhianat.
"Kami akan lakukan prosesnya, kita akan selesaikan masalah hukumnya baik internal maupun pertanggungjawaban hukum terkair Undang-undang Narkoba yang harus dia pertanggungjawabkan."
"Saya harap hakim memutuskan yang layak untuk para pengkhianat bangsa ini," ucap Irjen Agung.
Baca juga: Terungkap Harga Senjata Api dan Peluru yang Dijual Oknum Polisi dan TNI ke KKB
Kena Tembak saat Kabur
Para pelaku diketahui sudah dibuntuti oleh polisi saat berada di Jalan Parit Indah.
Mobil pelaku kemudian berhasil dihentikan setelah diberondongi timah panas oleh polisi.
Imam Zaidi selaku oknum dari anggota kepolisian mengalami luka tembak di bagian lengan.
Sedangkan pelaku lainnya yakni Hendry mengalami luka akibat terbentur.
"Mereka menerima dari seseorang, kita membuntuti di belakangnya. Sabu 16 kilogram dimasukkan ke dalam 2 tas ransel. Yang diterima di Jalan Parit Indah. Kita lakukan pengejaran, sampai Jalan Arengka," tutur Irjen Agung.
Baca juga: Gantung Diri saat Hamil, Istri Polisi Polda Jatim Tinggalkan Wasiat, sempat Minta Izin Akhiri Hidup