Breaking News:

Penanganan Covid

Wartawan Kemungkinan Masuk Kelompok Prioritas Dapat Vaksin Covid-19 Awal, Begini Kata Doni Monardo

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo membuka kemungkinan wartawan masuk ke dalam kelompok prioritas sehingga bisa mendapat vaksin.

Editor: Claudia Noventa
sciencefocus.com
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo membuka kemungkinan wartawan masuk ke dalam kelompok prioritas sehingga bisa mendapat vaksin Covid-19 lebih awal.

Doni mengungkapkan hal itu karena wartawan termasuk profesi yang memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19.

Untuk itu ia mempersilakan asosiasi wartawan bisa bekerja sama dengan Satgas Covid untuk mendapatkan vaksin lebih awal dibandingkan dengan yang lain.

Hal itu diungkapkan Doni saat diskusi virtual Bertajuk "Stigmatisasi Terhadap Penderita Covid-19 dan Tenaga Medis, Bagaimana Mengatasinya?" pada Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin Bagikan Tips Olahraga di Tengah Pandemi Covid-19

"Tentu pemerintah telah memikirkan ini di samping tenaga kesehatan, kemudian petugas lapangan, petugas lapangan di sini TNI, Polri, Satpol PP, relawan, tentunya termasuk juga teman-teman media. Jadi nanti tiap-tiap asosiasi wartawan di daerah nanti bisa bekerja sama dengan Satgas Covid yang sebagian diisi oleh tim dari unsur TNI dan Polri, dan Dinas Kesehatan sehingga bisa mendapatkan pelayanan vaksin lebih awal dibandingkan yang lain," kata Doni.

Dalam diskusi tersebut Doni juga sempat mengungkapkan apresiasinya terhadap para wartawan dengan menyebut wartawan sebagai bagian dari pahlawan-pahlawan kemanusiaaan.

Karena dalam perang melawan covid-19, kata Doni, wartawan memiliki peran untuk mengajak masyarakat patuh kepada protokol kesehatan dan dengan demikian membantu menyelematkan jiwa manusia.

"Kawan-kawan wartawan yang bekerja untuk mengajak masyarakat patuh pada protokol kesehatan itu telah membantu menyelamatkan begitu banyak jiwa manusia," kata Doni.

Ia mengatakan strategi yang saat ini tengah dijalankan oleh Satgas Penanganan Covid-19 adalah strategi pentahelix yang juga melibatkan kalangan wartawan.

Dalam strategi tersebut, kata Doni, Satgas Penanganan Covid-19 mengedepankan upaya pencegaham karena masyarakat harus memutus mata rantai penularan.

"Sedangkan dokter dan tenaga krsehatan harus kita jadikan benteng terakhir bangsa kita. Kita tidak boleh membiarkan dokter kewalahan melayani pasien, karena data sekali lagi bukan sekadar angka, banyaknya pasien di rumah sakit berpengaruh langsung terhadap dokter yang terpapar. Bahkan karena dokternya juga punya komorbid berpotensi sampai meninggal dunia," kata Doni.

Baca juga: Soal Vaksinasi Covid-19, Bamsoet: Harus Selaras dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Doni pun menutup pemparannya dengan mendoakan para dokter dan perawat yang telah gugur dalam perang melawan Covid-19.

"Kita juga berdoa kepada mereka yang wafat termasuk khususnya kepada dokter dan perawat yang telah berkorban semoga mereka mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Doni.

Baca juga: Alasan Tak Semua Warga Dapat Vaksin Covid-19 Gratis, Satgas: Pemerintah Terus Berusaha

Sebagaimana diketahui selain melakukan penanganan terhadap pasien positif Covid-19 baik dengan gejala atau tanpa gejala, Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M yakni memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak.

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia.

Oleh karena itu, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Buka Kemungkinan Wartawan Dapatkan Vaksin Lebih Awal

Sumber: Kompas.com
Tags:
Penanganan Covid-19Virus CoronaDoni MonardoWartawanVaksinTentara Nasional Indonesia (TNI)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved