Terkini Daerah
Tragis Sekaligus Haru, 2 Sahabat Tewas Terbakar di Rukonya, Posisinya Keduanya Mengharukan
Dua perempuan berinisial LS (33) dan SML (28) mengalami nasib yang begitu tragis namun posisi keduanya cukup mengharukan.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Dua perempuan berinisial LS (33) dan SML (28) mengalami nasib yang begitu tragis.
Keduanya menjadi korban atas kebakaran yang melahap rukonya di Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Minggu (18/10/2020).
keduanya ternyata merupakan sahabat dekat dan lama.
Baca juga: Disinggung Karni Ilyas soal Kebakaran Kejagung, Mahfud MD: Sekarang Bohong Besok Dibongkar Orang
Baca juga: Balita Usia 2 Tahun Jadi Korban Kebakaran di Melawi, Tewas Terpanggang Bersama Ibu dan Dua Kakaknya
Nyawa keduanya tak bisa tertolong setelah mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.
Namun yang cukup mengharukan adalah LS dan SML meninggal dalam posisi saling berpelukan.
Kondisi tersebut menggambarkan bahwa keduanya benar-benar sahabat sejati dan ingin menunjukkan persahatannya itu dilakukan sampai mati.
Kepastian tersebut diungkap oleh Kapolsek Siantar Martoba Iptu Amir Mahfud, seperti yang dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (19/10/2020).
Hal itu diketahui setelah petugas pemadam kebakaran berhasil memadam api yang sudah melalap seisi rumah kontrakan yang dijadikan sebagai lahan usahanya.
Keduanya memang membuka usaha jualan pulsa, tabung gas hingga bensin eceran.
"Posisi keduanya berdekatan seperti berpelukan, tapi bisa kita lepas. Posisi kedua korban di lantai bawah di pojok dekat kamar mandi," ucap Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Amir Mahmud, Minggu (18/10/2020).
Baca juga: Kisah Marianto yang Selamatkan Istri dan Anaknya dari Kebakaran, sempat Coba Pakai Handuk Basah
Baca juga: ASN Perkosa Gadis di Bawah Umur Sebanyak Dua Kali hingga Hamil, Sempat Dilakukan di Rumah Korban
Pengakuan Saksi: Dengar Minta Tolong
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (19/10/2020), menurut keterangan dari tetangga korban yang menjadi saksi, Ningsih Simbolon, ia mengaku sempat mendengar teriakan orang minta tolong.
Dirinya lantas memeriksa kondisi sekitar dan ditemui ruko yang ditempati oleh LS dan SML sudah dilalap si jago merah.
Namun dikatakannya dirinya tidak bisa berbuat banyak lantaran kobaran api sudah begitu besar.
"Tadi pagi jam sembilan lewat gitu terdengar ada dengar suara minta tolong. Kami lihat ada kobaran api dari bagian bawah rumah sudah terbakar," ujar Ningsih Simbolon.
"Apinya langsung besar gitu apalagi angin kencang," jelasnya.
Setelah itu, barulah petugas pemadam kebakaran datang untuk membantu memadamkan api.
Keluarga korban yang mengetahui kabar tersebut mengaku syok dan langsung mendatangi lokasi kebakaran.
Menurut salah seorang anggota keluarga SML, kedua korban merupakan sahabat dekat dan bisa dikatakan sudah berhubungan cukup lama.
Termasuk memang sudah sepakat untuk membangun usaha bersama.
Baca juga: Pengakuan Pria Pembakar Rumah Mertua: Cuma Menakut-nakuti karena Istri Tak Mau Rujuk dan Minta Cerai
"Kalau Ani (sapaan SML) sudah lama berteman dengan LS," ungkapnya.
"Keduanya buka usaha bersama yakni membuka toko ponsel, menjual gas, dan beberapa barang kelontong lainnya," imbuhnya.
Dirinya menambahkan bahwa SML merupakan anak pertama dari delapan bersaudara sehingga sering membantu kebutuhan adik-adiknya.
"Mereka itu punya modal sama dan mereka berjualan sama-sama, makanya tadi saya terkejut mendengar kabar usahanya terbakar," ujarnya.
Jenazah kedua korban sudah dibawa ke ruang forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk dilakukan otopsi. (*)
Artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul '2 Sahabat Ditemukan Tewas Berpelukan Dalam Sebuah Rumah yang Terbakar' dan 'Ditemukan Tewas Berpelukan Saat Kebakaran, Ini Kisah Haru 2 Sahabat di Pematangsiantar'