Breaking News:

Terkini Daerah

Anak Yatim Diperkosa Kakek Angkat sejak Usia 11 Tahun hingga Hamil, Terbongkar setelah Paman Curiga

Anak yatim inisial IN (14), asal Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi korban bejat dari kakek angkatnya.

Editor: Lailatun Niqmah
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi pemerkosaan pada perempuan 

Bahkan, kakek DAR menyetubuhi anak yatim itu sejak usianya masih 11 tahun.

"Sejak tahun 2017, korban masih berusia 11 tahun. Masih SD," kata Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi, melalui Paur Subbag Humad, Bripka Arbain, Rabu (14/10/2020).

Aksi bejat kakek DAR terakhir terjadi pada 14 Juni 2020 di dalam kamar korban.

"Persetubuhan terjadi di rumah pelapor. Pada saat itu hanya ada pelaku dan korban, sehingga setiap pelaku melakukan persetubuhan, korban merasa takut untuk melakukan perlawanan," ungkap Arbain.

Setelah mendengar pengakuan anaknya, ibu dan adiknya pergi melaporkan kejadian ini ke Polres Melawi.

Aksi bejatnya terbongkar setelah korban Hamil besar.

Keluarga korban lalu melaporkan dugaan tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur tersebut ke Polres Melawi.

Korban Ketakutan Diancam Begini oleh Kakek DAR

Semula, korban menutupi kebejatan kakek DAR bertahun-tahun lamanya, hingga akhirnya dia buka suara setelah kandungannya berusia 33 minggu.

Diakui korban, ia ketakutan karena mendapat ancaman.

Baca juga: Soal Ambulans Ditembaki Petugas, Polisi Bongkar Isi Handphone Terduga Perusuh: Ajakan Itu Ada

Pasalnya, kakek DAR lah yang membiayai kebutuhan hidup korban dan ibunya sejak sang ayah wafat.

"Korban takut melapor karena karena tersangka yang memenuhi kebutuhan hidup korban dan ibu korban," ujar Arbain.

Hanya dalam hitungan hari, kakek DAR dibekuk anggota Opsnal Polres Melawi pada Selasa, 13 Oktober 2020, sekira pukul 12.10 WIB.

Setelah Penyidik Polres Melawi melakukan interogasi terhadap saksi-saksi, kemudian sekira jam 12.10 WIB anggota Opsnal Polres Melawi mendapati informasi bahwa pelaku sedang berada di tempat bekerja di sebuah meubel.

Pelaku langsung ditangkap dan diserahkan ke Satreskrim Polres Melawi.

Korban Dapat Pendampingan dari Komisi Perlindungan Anak

Komisioner Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar, Nani Wirdayani memastikan akan turun ke Melawi untuk berkoordinasi dengan dinas terkait membahas mengenai pendampingan terhadap korban persetubuhan pelajar hingga hamil.

"Insyaallah kami turun ke Melawi," kata Nani kepada Tribun Pontianak, Rabu 14 Oktober 2020.

KPPAD Kalbar kata Nani akan bertemu dengan korban.

Selain itu, apabila di Melawi ada psikolog klinis, maka proses konselling dan trauma healing akan di lakukan di Melawi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved