Breaking News:

UU Cipta Kerja

Kabar Terbaru 3 Ketua BEM yang Dulu Viral Demo RKHUP, Apa Kata Mereka soal UU Cipta Kerja?

Di tengah kabar demo penolakan UU Cipta Kerja, publik pun kembali diingatkan dengan para ketua BEM yang sempat viral pada tahun lalu.

Editor: Lailatun Niqmah
Twitter/@starmistry (Instagram/@bemui_official)
Video Ketua BEM UI Manik Marganamahendra saat bertemu Masinton Pasaribu dkk, menyerukan mosi tidak percaya kepada DPR hingga menyebutnya 'Dewan Pengkhianat Rakyat'. 

TRIBUNWOW.COM - Di tengah kabar demo penolakan UU Cipta Kerja, awam pun kembali diingatkan dengan para ketua BEM yang sempat viral pada tahun lalu.

Diketahui, kini Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI akan menggelar demonstrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja di Istana Merdeka, Kamis (8/10/2020).

Diperkirakan, mahasiswa yang akan turun ke jalan jumlahnya mencapai lebih dari 5.000 orang.

Baca juga: Viral Gedung DPR Dijual Harga Miring, Sekjen DPR Merasa Tersindir: Joke Tidak Pada Tempatnya

Mereka disebut datang dari berbagai kota dan wilayah.

Dikutip dari Kompas TV, BEM SI menuntut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) UU Cipta Kerja.

"Secara narasi, kami sepakat menolak dan mengusahakan alternatif lain seperti JR (Judicial Review) dan mendesak Presiden untuk mengeluarkan PERPPU," kata Koordinator Media Aliansi BEM SI, Andi Khiyarullah kepada wartawan, Rabu (7/10/2020).

Sementara itu, sosok para ketua BEM terdahulu kembali disorot, setelah muncul cuitan seorang netter dengan akun @kelinciracer di Twitter pada Selasa (6/10/2020) dan viral.

Dalam cuitannya, @kelinciracer mengunggah tangkapan layar akun Instagram tiga ketua BEM yang pernah viral tahun lalu.

Ketiganya adalah Manik Marganamahendra (Ketua BEM UI), Muhammad Atiatul Muqtadir (Ketua BEM UGM), dan Royyan A Dzakiy (Presiden Keluarga Mahasiswa ITB).

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Manik Marganamahendra menjadi perbincangan lantaran kelantangannya dalam menyuarakan aspirasi mahasiswa untuk menolak Revisi Undang-Undang KPK dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Manik Marganamahendra menjadi perbincangan lantaran kelantangannya dalam menyuarakan aspirasi mahasiswa untuk menolak Revisi Undang-Undang KPK dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). (Instagram/@marganamahendra)

Diketahui, ketiga Ketua BEM itu sempat viral saat memimpin demo mahasiswa yang menentang RUU KUHP dan UU KPK pada akhir September 2019.

Mereka berorasi di tengah peserta demo termasuk melayangkan mosi tidak percaya kepada DPR dan pemerintah.

Bahkan mereka sempat diundang menjadi narasumber di beberapa talkshow di stasiun TV swasta.

Masih lewat cuitan, akun @kelinciracer meminta netter menemukan perbedaan di antara ketiga ketua BEM tersebut.

"temukan perbedaan antara 3 kabem yang sempat viral tahun lalu," tulis dia.

Baca juga: Naskah UU Cipta Kerja yang Sudah Disahkan Kini Masih Rapikan, Baleg DPR: Segera Dikirim ke Presiden

Lantas, bagaimana kabar terbaru para ketua BEM 2019 ini?

1. Manik Marganamahendra

Manik Marganamahendra adalah Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) 2019.

Manik yang telah merampungkan pendidikan di S1 Kesehatan Masyarakat UI ini viral setelah melontarkan pernyataan di hadapan dua anggota DPR RI.

Manik menyerukan soal mosi tidak percaya kepada DPR dan menyebut DPR sebagai Dewan Pengkhianat Rakyat.

Beberapa waktu lalu, Manik Marganamahendra sempat hadir dalam sidang lanjutan permohonan uji materi UU KPK.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved