Terkini Nasional
Video Detik-detik Evakuasi Jenazah 6 Jenderal dan 1 Perwira dari Lubang Buaya, Korban G30S/PKI
Berikut video detik-detik evakuasi jenazah enam jenderal dan satu perwira, korban keganasan G30S/PKI.
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - 4 Oktober 1965. Pukul 4.30 sore saat itu.
Lima dokter yang diperintahkan Pangkostrad dan Pangkopkamtib Mayor Jenderal Soeharto memulai tugas mereka.
Jenazah enam Jenderal dan satu perwira menengah korban penculikan dan pembunuhan yang dilakukan kelompok Letkol Untung pada dinihari 1 Oktober mereka periksa satu persatu.
• Di Mana Soeharto saat Peristiwa G30S Terjadi? Mengapa Tidak Ikut Diculik dan Dibunuh PKI
Ketujuh korban itu adalah:
1. Ahmad Yani, Letnan Jenderal (Menteri Panglima Angkatan Darat).
2. R. Soeprapto, Mayor Jenderal. (Deputi II Menpangad).
3. MT. Harjono, Mayor Jenderal. (Deputi III Menpangad).
4. S. Parman, Mayor Jenderal. (Asisten I Menpangad).
5. D. Isac Panjaitan, Brigardir Jenderal. (Deputi IV Menpangad).
6. Soetojo Siswomihardjo, Brigardir Jenderal. (Oditur Jenderal/ Inspektur Kehakiman AD).
7. Pierre Andreas Tendean, Letnan Satu. (Ajudan Menko Hankam/ KASAB Jenderal AH Nasution).
• Cerita Cucu Jenderal dan Dalang Peristiwa G30S, Tak Mau Mewarisi Konflik hingga Kesal pada Negara
Jenazah enam jenderal dan satu perwira muda Angkatan Darat ini ditemukan di sebuah sumur tua di desa Lubang Buaya, Pondokgede, Jakarta Timur.
Dari lima anggota tim dokter yang mengautopsi ketujuh mayat itu dua di antaranya adalah dokter Angkatan Darat, yakni:
1. dr. Brigardir Jenderal Roebiono Kertopati (perwira tinggi yang diperbantukan di RSP Angkatan Darat)
2. dr. Kolonel Frans Pattiasina (perwira kesehatan RSP Angkatan Darat)