Virus Corona
Pemerintah Pastikan Pengembangan Vaksin Sinovac Berjalan Lancar, Siap Vaksinasi Covid-19 Awal Tahun
Pemerintah terus menggalakkan proses pengembangan vaksin Covid-19, yakni vaksin Sinovac.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Pemerintah terus menggalakkan proses pengembangan vaksin Covid-19, yakni vaksin Sinovac.
Dilansir TribunWow.com, uji klinis vaksin Sinovac yang saat ini sudah memasuki uji klinis tahap ketiga berjalan dengan lancar.
Sehingga ditargetkan bisa selesai tepat waktu sesuai dengan rencana awal, yakni selesai pada akhir tahun 2020 ini, sehingga bisa dilakukan vaksinasi Covid-19 pada awal tahun 2021.

• Kabar Baik, Vaksinasi Covid-19 Dimulai Paling Lambat Januari 2021, 86 Juta Vaksin Disiapkan
Kepastian tersebut diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang sekaligus merupakan Anggota Tim Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19.
Hal itu diungkapnya dalam rapat virtual bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dan juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin (28/9/2020).
"Berdasarkan komunikasi dengan tim uji klinis, Profesor Kusnadi dan juga timnya, kami tadi pagi melakukan rapat dan memperoleh informasi bahwa laporan yang diterima sampai saat ini uji klinis berjalan dengan lancar," kata Retno, dikutip dari tayangan Youtube Sekretariat Presiden.
"Dan tidak diperoleh efek yang berat. Jadi intinya dapat berjalan dengan lancar dan sejauh ini hasilnya baik," papar Retno.
Retno mengatakan bahwa saat ini pemerintah dan juga dari Sinovac terus melakukan pemantauan terhadap kesiapan PT Bio Farma yang merupakan perusahaan produksi vaksin Sinovac di Tanah Air.
Dikatakannya, sebelumnya tim dari Sinovac telah datang ke PT Bio Farma yang berada di Bandung, Jawa Barat pada 20-24 September 2020.
Mereka secara khusus mengunjungi Gedung 21 dan 43 di Pabrik PT Bio Farma.
"Yang kedua terus memantau persiapan Bio Farma, karena Bio Farma ini akan menjadi Manufacturing untuk vaksin yang berasal dari Sinovac," kata Retno.
• Wah! Ratusan Ribu Warga China Sudah Disuntik Vaksin Corona Covid-19 sejak Juli, Klaim Didukung WHO
"Sebagai catatan bahwa delegasi Sinovac ini secara khusus mengunjungi gedung nomor 21 dan 43."
Ia menerangkan bahwa gedung 21 nantinya akan digunakan sebagai tempat untuk produksi khusus vaksin Sinovac.
Sedangkan gedung 43 akan digunakan sebagai side production atas vaksin kandidat yang melalui mekanisme multilateral dan juga kandidat vaksin lainnya.
"Sebagaimana teman-teman pahami Bio Farma memiliki total kapasitas porduksi vaksin yang sudah dinaikkan dari 100 juta menjadi 250 juta (unit vaksin)," lanjut Retno.