Terkini Daerah
3 Anak dan Istrinya Tewas di Kebakaran Gudang Gas, sang Suami: Kalau Bisa Aku Gantikan Mereka
Menjadi satu-satunya orang yang hidup di keluarga kecilnya, Hendra nampak sangat terpukul atas kepergian 3 anak dan istrinya dalam waktu sehari.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Merasa sangat kehilangan, Hendra bahkan berharap bisa menggantikan posisi para korban di waktu kejadian.
"Kalau bisa aku menggantikan mereka. Sakit kalilah itu," ucapnya.
• Kronologi Tewasnya Polwan di Muba, Diduga Terpeleset ke Sungai saat Kejar Adiknya yang ODGJ
5 Orang Tewas
Kelima jasad korban ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di lokasi kejadian yang merupakan sebuah gudang gas di Jalan Panyabungan, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Sumatra Utara, Sabtu (26/9/2020) pukul 22.20 WIB malam.
Evakuasi sulit dilakukan lantaran isi rumah yang dipenuhi oleh tabung-tabung gas.
Dikutip dari Tribun-Medan.com, Minggu (27/9/2020), laporan tentang kebakaran pertama kali masuk sekira pukul 19.36 WIB.
• Sosok Penjual Bubur Pembacok Ayah dan Ibunya Sendiri, Biasa Bertengkar dan Jarang Bersosialisasi
Seusai mendapat laporan tersebut, pihak pemadam kebakaran langsung bergegas menuju ke lokasi guna memadamkan kobaran api.
Api baru berhasil dipadamkan seusai tiga jam dilakukan pemadaman oleh petugas pemadam kebakran.
Setelah melakuan pendinginan selama hampir satu jam, barulah petugas masuk mencari korban di dalam rumah tersebut.
"Tapi karena situasi seperti yang kita lihat tadi karena tabung gas. Kita tidak bisa langsung masuk," ujar Kabid Damkar Pemko Pematangsiantar, Joshua Haloho.
Empat korban berhasil ditemukan di lantai dua, dan satu korban berada di kamar mandi lantai dasar.
"Di lantai dua kita temukan empat orang sudah meninggal. Dan satu lagi di lantai bawah ada di kamar mandi belakang," ujar Joshua kepada wartawan.
Setelah korban ditemukan, kelimanya langsung dilarikan ke RSUD Djasemen Saragih Pematangsiantar.
Diketahui ada lima unit mobil pemadam yang diturunkan untuk memadamkan kobaran api di TKP.
"Kita laksanakan secara manual. Medannya ini, gas. Kalau penyelidikan kita belum sampai situ, biar petugas berwenang," jelas Joshua.