Breaking News:

Virus Corona

Jalani Isolasi Mandiri, 16 Orang Positif Covid-19 di Yogyakarta Resah 'Ditolak' Tetangga Desa

Sebanyak 16 warga di Dusun Tlogolelo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta, dinyatakan positif Covid-19.

KOMPAS.COM/DANI JULIUS
Puskesmas Kokap, Kulon Progo, DI Yogyakarta tracing warga di sebuah RT pada Pedukuhan Tlogolelo, Kalurahan Hargomulyo, Kulon Progo, DI Yogyakarta. 

TRIBUNWOW.COM - Sebanyak 16 warga di Dusun Tlogolelo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta, dinyatakan positif Covid-19.

Kondisi tersebut berawal dari acara rutin, yakni arisan RT yang dilakukan di rumah salah seorang warga Tlogolelo.

Meski mayoritas merupakan pasien tanpa gejala (OTG), pihak Dinas Kesehatan dan juga Satgas Penanganan Covid-19 setempat menghimbau supaya bisa melakukan isolasi mandiri.

Sebanyak 16 warga di Dusun Tlogolelo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta, dinyatakan positif Covid-19, sehingga dengan terpaksa menutup akses jalan.
Sebanyak 16 warga di Dusun Tlogolelo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta, dinyatakan positif Covid-19, sehingga dengan terpaksa menutup akses jalan. (KOMPAS.COM/DANI JULIUS)

Udara Sangat Panas Melanda Jogja dan Jawa Tengah Beberapa Hari Terakhir, Ini Penjelasan BMKG

Rekreasi Berujung Maut, Satu Keluarga Pengusaha Ternama Terjangkit Covid-19, Dua Meninggal Dunia

Karena di satu sisi ada masalah ketersediaan ruang di rumah sakit rujukan Covid-19 terbatas dan sudah tidak cukup menampung.

Menurut Stagas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Taufik Aji mengatakan pihaknya masih terus mengembangkan tracing.

Mengingat sumber penularan pertama yaitu dari pemilik rumah yang merupakan berprofesi sebagai pedagang ikan di pasar.

"Hari ini kembali ada enam (swab). Kami berharap hasilnya negatif," ujar anggota Satgas Penanganan Covid-19 Hargomulyo, Taufik Aji via telepon, Senin (21/9/2020), dikutip dari Kompas.com.

Namun yang menjadi kendala ketika menjalani isolasi mandiri adalah tantangan dari tetangga desa, yakni seperti ada semacam penolakan ataupun dikucilkan.

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang warga setempat, Taufik.

Bahkan menurutnya beberapa kali terjadi pengusiran ketika warga Tlogolelo sedang bekerja di sawah.

Termasuk juga meminta kepada pihak toko yang mempekerjakan karyawan dari desa yang bersangkutan diliburkan untuk sementara.

Covid-19 Ternyata Menyebar Lebih Mudah dari yang Dikira, Bisa Lewat Udara

"Sudah muncul penolakan dari warga. Seperti halnya sempat terjadi "pengusiran" di sawah oleh warga lain pedukuhan yang beda kecamatan," kata Taufik.

"Mereka (sementara) tidak boleh melakukan kegiatan di situ. Karena itu kami mengharap bantuan dari kabupaten bisa mediasi hal tersebut,” harapnya.

Lebih lanjut, persoalan isolasi mandiri tidak hanya sebatas penolakan, melainkan ada warga yang masih ngeyel.

Dikatakannya seperti misalnya ada yang masih ngeyel bepergian ataupun beraktivitas yang bisa berinteraksi dengan orang lain.

"Ada (PTG) yang sempat keluar lewat jalan kebun belakang, sepedanya dituntun," kata Taufik.

"Katanya mau jualan ayam di pasar. Untung kami tahu dan mengingatkan, lantas dia kembali. Setelah lama, kemarin ketemu di jalan provinsi arah Purworejo naik sepeda," terangnya.

"Katanya, habis nyari obat karena tidak enak badan."

Maka dari itu, ia berharap ada tindakan yang diambil untuk meminimalisir terjadi kejadian yang tidak diinginkan.

Dirinya juga berharap lebih baiknya bisa dilakukan isolasi di rumah sakit.

"Harapannya segera diisolasi di RS," harapnya.

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul '16 Orang Terjangkit Covid-19 karena Arisan RT, Warga "Diusir" Saat Kerja di Sawah' dan Arisan RT Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Ini Faktanya'

Tags:
isolasi mandiriYogyakartaPositif Virus Corona di IndonesiaCovid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved