Virus Corona
Rekreasi Berujung Maut, Satu Keluarga Pengusaha Ternama Terjangkit Covid-19, Dua Meninggal Dunia
Kejadian buruk menimpa satu keluarga pengusaha ternama di Tasikmalaya, Jawa Barat. Setelah rekreasi ke Sumatera mereka kini justru terpapar Covid-19.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Kejadian buruk menimpa satu keluarga pengusaha ternama di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Pasalnya, setelah rekreasi ke Sumatera mereka kini justru terpapar Covid-19.
Dilansir TribunWow.com dari Tribun Jabar pada Selasa (22/9/2020), keluarga tersebut liburan menggunakan satu bus.

• Satu Keluarga Pengusaha di Tasikmalaya Positif Covid-19 Sepulang dari Rekreasi, 2 Orang Meninggal
Ironisnya kini dua anggota keluarga tewas dan keluarga lainnya juga terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani swab test.
Sedangkan dua orang lainnya masing-masing dirawat di RSU dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya dan sebuah rumah sakit di Jakarta.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat menjelaskan mereka mulanya merasa sakit setelah darmawisata ke Aceh dan lokasi lain di Sumatera.
Saat dilakukan swab test, keluarga yang terdiri dari empat orang itu rupanya positif Covid-19.
"Kemudian kami lakukan swab test semuanya dan diketahui ternyata positif. Dua anggota keluarga tak tertolong, sedang lainnya masih dalam perawatan," ucap Uus, Senin (21/9/2020).
• Covid-19 Ternyata Menyebar Lebih Mudah dari yang Dikira, Bisa Lewat Udara
Namun, Uus belum bisa menjelaskan secara pasti di mana keluarga itu tertular.
Sedangkan, mereka liburan ke Sumatera selama hampir satu bulan.
Saat ini pihaknya sudah melakukaan pelacakan terkait kasus ini.
Ada sekitar 30 orang yang sudah dilacak dengan pemeriksaan swab test.
Uus Supangat menjelaskan, 30 orang itu di swab test di sebuah perumahan tempat mereka tinggal di kawasan Kecamatan Cihideung.
Kini pihaknya menunggu hasil dari swab test tersebut.
• Indonesia Catat Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Selama 24 Jam Ada 4.176 Kasus, Tertinggi sejak Maret
"Saat ini kami masih melakukan tracing, dan baru sekitar 20 orang yang sudah terlacak. Mereka segera menjalani swab test," ucap Uus.