Terkini Daerah
Detik-detik Briptu Andry sebelum Ditemukan Tewas di Pondok Ranggon: Jam 02.30 Pamit, tapi Tak Jelas
Keluarga anggota Polri, Briptu Andry Budi Wibowo (29) mengungkap hal yang dilakukan almarhum sebelum tewas.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
Berdasarkan penjelasan Yusri, proses persidangan Briptu Andry tinggal menunggu keluarnya putusan.
"Desersi maksudnya adalah anggota yang meninggalkan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Polri, cukup lama."
"Sudah dalam proses sidang dan tinggal sekali lagi berupa sidang putusan," kata Yusri.
Yusri tidak menutup kemungkinan korban tewas karena dibunuh.
"Indikasinya koban adalah korban pembunuhan atau korban laka lantas, masih didalami," kata Yusri.
Dikutip dari TribunJakarta.com, Kamis (17/9/2020), keluarga korban mengatakan Briptu Andry sudah lima tahun bertugas di Divisi Propam Polda Metro Jaya.
Adik ipar korban, Mega Putri Maharani (21) mengatakan, korban merupakan anak keempat dari empat bersaudara.
Selama hidupnya korban dikenal sebagai orang yang ramah dan memiliki banyak teman.
"Almarhum belum menikah, dia anak keempat dari empat bersaudara. Dia orangnya baik, banyak teman. Tapi kalau ada masalah enggak pernah cerita," ujar Mega. (TribunWow.com/Mariah Gipty/Anung Malik)
Artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul Polisi Militer Terlibat Olah TKP Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon, Anggota TNI Diamankan Terkait Kematian Polisi di Pondok Ranggon dan di Warta Kota dengan judul Anggota Polri Tewas Bersimbah Darah di Pondok Ranggon adalah Polisi Desersi dari Mabes Polri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/jenazah-briptu-andry-budi-wibowo-saat-tiba-di-rumah-duka-cipayung-jakarta-timur-kamis-1792020.jpg)