Terkini Nasional
Tiba-tiba Ahok yang Kini Jadi Komisaris Utama Pertamina Minta Kementerian BUMN Dibubarkan, Ada Apa?
Ahok pun mengusulkan, ratusan BUMN yang ada saat ini lebih baik dikelola benar-benar profesional dan jauh dari kepentingan politis.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Pernyataan mengejutkan datang dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang kini menjabat Komisaris Utama PT Pertamina.
Ahok mengusulkan agar Kementerian BUMN dibubarkan.
Menurut Ahok, banyak tata kelola perusahaan negara selama ini tidak efisien.
Ia menceritakan, tata kelola buruk ia rasakannya langsung setelah masuk dalam lingkaran BUMN, atau setelah ditunjuk menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Ahok pun mengusulkan, ratusan BUMN yang ada saat ini lebih baik dikelola benar-benar profesional dan jauh dari kepentingan politis.
Menurutnya, Indonesia bisa meniru apa yang dilakukan pemerintah Singapura dengan membentuk Temasek.
"Harusnya Kementerian BUMN dibubarkan. Kita membangun semacam Temasek, semacam Indonesia Incorporation," ujar Ahok seperti dikutip dari tayangan yang diunggah akun Youtube POIN, Rabu (16/9/2020).

Pertemuan Presiden RI Joko Widodo dengan Komut Pertamina Ahok, 21 Desember 2019 (instagram/@basukibtp)
• Contohkan Ahok dan Chandra Hamzah, Refly Harun Sebut Orang Baru di BUMN Ada Cantolannya
Ahok mencontohkan, di Pertamina saja, jabatan direksi maupun komisaris sangat kental dengan lobi-lobi politis dan bagi-bagi jabatan.
"Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian," kata Ahok.
Ahok mengklaim, dirinya juga tak hanya duduk manis saja dengan jabatan Komut Pertamina.
Dia merasa terpanggil untuk melakukan perbaikan. Salah satunya mengusulkan jabatan lewat lelang terbuka.
Menurut Ahok, Indonesia membutuhkan lebih banyak pekerja yang bekerja secara jujur untuk disebar di perusahaan-perusahaan BUMN seperti Pertamina.
"Yang utama adalah jujur karena kejujuran dan loyalitas itu tidak ada sekolahnya. Kalau kamu punya itu, kamu sampai tua pun tidak mungkin suci. Kita berdoalah supaya di Indonesia itu ladangnya bisa siap untuk benih-benih baik ditaburkan," tutur Ahok.
Gaji di Pertamina yang Tak Masuk Akal
Ahok mengatakan banyak praktik tata kelola Pertamina yang menurutnya sangat tidak efisien.