Terkini Nasional

Respons Stafsus Menteri BUMN Arya Sinulingga soal Kritikan Ahok: Itu Urusan Internalnya Pertamina

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga buka suara terkait kritikan yang dilontarkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditemui usai menghadiri diskusi kebangsaan di Universitas Kristen Petra, Surabaya, Jawa Timur, Senin (19/8/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga buka suara terkait kritikan yang dilontarkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terhadap kondisi di internal PT Pertamina (Persero).

Menurut Arya, hal tersebut merupakan urusan internal di perusahaan minyak dan gas milik negara itu.

“Menjawab mengenai pernyataan Pak Ahok sebagi Komut, tentunya itu urusan internalnya Pertamina,” ujar Arya, Rabu (16/9/2020).

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga memberikan penjelasan terkait adanya kontroversi kenaikan tarif listrik dalam tayangan KompasTV, Kamis (11/6/2020).
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga memberikan penjelasan terkait adanya kontroversi kenaikan tarif listrik dalam tayangan KompasTV, Kamis (11/6/2020). (Youtube/KompasTV)

Jawaban Pertamina setelah Dikritik Ahok soal Gaji Besar hingga Utang Perusahaan

Arya pun meminta urusan tersebut diselesaikan secara baik-baik di internal Pertamina.

Dia berharap jajaran komisaris dan direksi Pertamina bisa menyelesaikan masalah tersebut.

“Kita berikan ruang untuk direksi dan komisaris melakukan komunikasi, jadi kita tetap meminta mereka komunikasi dengan baik antara komisaris dan direksi lah,” kata juru bicara Erick Thohir itu.

Sebelumnya, Ahok menyindir Pertamina terkait akuisisi sumur minyak di luar negeri dari utang.

Selain itu, Ahok berujar, contoh temuannya yang lain soal ketidakefisienan Pertamina yakni soal pembangunan kilang minyak.

Dirinya masih meminta penjelasan kenapa banyak kilang baru yang belum juga dibangun.

Sempat Marah, Ahok Ungkap Sikap Pertamina sejak Menjabat Komut: Kalau Enggak Ada yang Bikin Ribut

Padahal, lanjut dia, sudah ada beberapa investor yang serius patungan bisnis dengan Pertamina.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved