Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta Tukang Galon Dibunuh Pelanggan: Tak Melawan, Lari dengan Penuh Darah hingga Akhirnya Ambruk

Terungkap fakta terkait kematian pengantar galon air bernama Marcel (24) yang tewas ditikam oleh pelanggannya sendiri, SB (43).

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMPAS.COM/HIMAWAN
Jasad Marcel, pria yang dibunuh oleh pelanggannya di Jalan Daeng Tata 1, Kecamatan Tamalate, Makassar saat hendak dibawa tim Inafis Polrestabes Makassar, Senin (14/9/2020) 

Warga bernama Syamsuddin (41) lantas mengungkap kesaksiannya.

Syamsuddin mengatakan bahwa SB juga sempat memukul korban sebelum menikamnya.

SB memukul korban sebanyak tiga kali.

Setelah menganiaya korban, SB lantas kabur dengan menggunakan sepeda motor yang dibawa korban.

"Ditusuk satu kali tapi dipukul itu 3 kali kayaknya baru natikam. Sudah ditikam langsung bangun itu korban baru natinggal motornya."

"Motornya korban diambil pelaku baru dibawa pergi ke rumahnya," kata Syamsuddin kepada wartawan, Senin sore.

Syamsudin membenarkan bahwa warga tak berani melerai mereka.

Pasalnya, SB membawa badik sehingga membuat ketakutan warga.

"Tidak beraniki mendekat karena bawa badik, baru nakasih goyang-goyang badiknya," katanya.

Istri Korban Langsung Lari Lihat Kondisi Suami

Meninggalnya Marcel membuat istrinya kini harus berjuang sendiri dengan anak mereka yang masih bayi.

"Adami istrinya, anaknya masih kecil kasihan sekitar satu tahunan umurnya karena masih digendong," tutur warga.

Saat diberitahu bahwa suaminya ditikam hingga tewas, istri Marcel langsung berlari menghampiri korban.

Bahkan, ia berlari tanpa menggunakan alas kaki sambil menggendong anaknya.

"Tadi pas dengar kabar suaminya (Marcel) ditikam, adaji istrinya lari tidak pakai sendal sama anaknya," cerita warga.

Halaman
123
Tags:
MakassarKasus PembunuhanTewasPenikaman
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved