Cerita Selebriti
Beri Saran soal PSBB DKI Jakarta, Hotman Paris Beberkan Balasan WA dari Anies Baswedan: Dikabulkan
Hotman Paris membeberkan balasan WA dari Gubernur DKI Jakarta Anies Basewdan soal kebijakan PSBB yang akan dilaksanakan mulai, Senin 14 September 2020
Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Atri Wahyu Mukti
Oleh karena itu, menyambung respons dari Gubernur, Hotman menyerukan agar para lanjut usia juga giat berolah raga.
"Fasilitas olahraga dibuka selama masa PSBB telah dikabulkan oleh pak Anies," tutur Hotman.
"Barusan Gubernur Jakarta WA Hotman, permintaan Hotman Paris dikabulkan," sambung pengacara 60 tahun tersebut.
"Kepada para orang tua ayo olah raga," tuntasnya.
Hotman Paris Bongkar Fakta Pemakaman
Masih soal Covid-19, Hotman Paris juga membeberkan fakta mengejutkan yang didapatnya dari petugas pemakaman TPU Pondok Kelapa, Jakarta.
Ia menyebutkan bahwa tempat pemakaman khusus korban meninggal karena Covid-19 di TPU Pondok Rangon akan habis dalam waktu 2 bulan ke depan.
Oleh sebab itu, Hotman Paris mengimbau pada masyarakat untuk membudayakan protokol kesehatan.
Selain itu, Hotman Paris meminta pada pemerintah, untuk mempertegas sanksi bagi mereka yang melanggar aturan tersebut.

• Tak Terima Disebut Bangkrut, Hotman Paris Umbar Hartanya: Bisa-bisa Sekeliling Bak Mandi Uang Semua
• Pamerkan Sederet Kasus Hukum, Hotman Paris Buktikan Semakin Kaya selama Pandemi: Tidak Bangkrut
Melalui akun instagram miliknya, @hotmanparisofficial, Sabtu (12/9/2020), ia menyebutkan bahwa dirinya baru saja menghadiri pemakaman saudara.
Hotman Paris lalu menyinggung soal berita yang didapatnya dari petugas pemakaman.
Pengacara yang terkenal karena kekayaannya tersebut menyebutkan jumlah korban Virus Corona yang .meninggal tiap harinya.
"Hotman Paris sedang di Pondok Kelapa mengantar saudara meninggal bukan karena Corona," ujar Hotman Paris.
"Tapi dari petugas pemakaman saya dapat informasi, katanya di Pondok Rangon hampir 40 penguburan tiap hari karena Corona, hampir 40 orang tiap hari," bebernya.
Lantaran banyaknya korban meninggal tersebut, TPU Pondok Rangon tak akan mampu lagi menampung jenazah.