Terkini Daerah
Kecewa Tak Dinikahi, Janda Polisikan Oknum Kepala Dinas: Dipaksa Jam 3 Pagi Kirim Foto Telanjang
Dijanjikan menikah oleh seorang oknum pejabat eselon II, seorang janda beranak dua di Sumut mengaku pada akhirnya hanya menjadi objek seksual saja.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
"Dipaksa pulang hanya bisa video call telanjang," katanya.
"Padahal saat itu posisi Beliau (berada) di jam-jam kantor," pungkasnya.
S sendiri merupakan oknum PNS Pemprov Sumut dengan pangkat eselon II (kepala dinas).
Laporan dari janda beranak dua itu telah ditampung oleh Mapolda Sumut dengan nomor STTLP/1421/VII/2020/SUMUT SPKT III.
• Remaja 15 Tahun Dicabuli Pamannya sejak 2012, Baru Lapor ke Orangtuanya setelah Hamil 3 Bulan
Mulai Berani 'Nakal' di Mobil
Sebelumnya, DS mengatakan, dirinya mengenal sosok S pertama kali lewat media sosial.
Setelah saling mengenal, barulah pada tahun 2020 keduanya bertemu secara langsung.
"Di situ bertemu karena ada suatu hubungan bisnis," kata DS, saati ditemui Tribun-Medan.com, Rabu (9/9/2020).
Berdasarkan pengakuan DS, perilaku tak wajar sudah ditunjukkan oleh S saat pertemuan kedua mereka, di mana S disebut sudah berani meminta untuk berhubungan badan.
"Dan di pertemuan kedua dengan beliau, saya sudah melihat gelagat yang enggak baik," kata DS.
"Salah satu contoh, dia sudah minta berhubungan badan di mobil."
Untuk memperkuat pernyataannya, DS mengaku ia memiliki bukti soal tindak asusila S.
"Itu saya masih punya bukti rekaman dia meminta itu," ujar dia.
DS mengatakan, seiring berjalannya waktu, hubungannya dengan S justru semakin intens.
Bahkan DS sendiri mengakui ia mulai kerap melayani hasrat S.