Breaking News:

Terkini Daerah

Polda Sulsel Bantah Salah Tangkap dan Pukuli Bocah 13 Tahun: Kata Siapa Bukan Pelaku, Ada Buktinya

Pihak kepolisian membantah adanya kasus salah tangkap terhadap bocah berusia 13 tahun yang disebut bukan bagian dari pelaku tawuran.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
YouTube tvOneNews
MF (13), bocah di Makassar, Sulawesi Selatan, yang diuga dipukuli oleh oknum polisi karena dikira terlibat dalam aksi tawuran pada Jumat (21/8/2020) dini hari. 

TRIBUNWOW.COM - Sempat viral di media sosial unggahan dari seorang warganet yang mengeluhkan keluarganya yang masih berusia 13 tahun menjadi korban salah tangkap oknum polisi.

Tak hanya salah tangkap, terdapat narasi yang menjelaskan bahwa bocah berusia 13 tahun tersebut juga mendapat perlakuan kasar dari oknum polisi hingga memar-memar.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo menegaskan bahwa bocah berinisial MF tersebut memang terbukti ikut tawuran.

Klarifikasi polisi terkait viral bocah berinisial MF (13) diduga menjadi korban salah tangkap dan penganiayaan, dalam Kabar Petang, Selasa (25/8/2020).
Klarifikasi polisi terkait viral bocah berinisial MF (13) diduga menjadi korban salah tangkap dan penganiayaan, dalam Kabar Petang, Selasa (25/8/2020). (Capture YouTube TvOne)

2 Polisi Diperiksa soal Kasus Dugaan Bocah Salah Tangkap di Makassar, Kapolsek: Sudah Diamankan

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (26/8/2020), Ibrahim menuturkan, ditemukan anak panah di dekat MF saat yang bersangkutan diamankan.

"Kata siapa orang (MF) tersebut bukan pelaku tawuran. Kan ada buktinya. Tapi kan kita tidak terlalu goreng-goreng ini."

"Ini ada barang bukti yang didapat di dekatnya dia, anak panah. Barang bukti pada saat itu ada," kata Ibrahim, Rabu (26/8/2020).

Ia kemudian menyoroti kejanggalan soal MF yang berada di tengah jalan saat larut malam.

Ibrahim juga menyinggung soal alasan MF yang hendak pergi ke tempat pelelangan ikan lewat jalan tertentu.

Hal tersebut mencurigakan lantaran jarak rumah MF dengan tempat pelelangan ikan sangat jauh.

"Kalau seperti ini kasihan polisi. Pada saat melakukan pengamanan kemudian berusaha menunjukkan bahwa polisi masih berusaha mewadahi kepentingan masyarakat nah ini yang kasihan."

"Digoreng-goreng dengan cerita yang malah akhirnya jadi jelek," keluh Ibrahim.

Soal luka yang diderita MF, Ibrahim menegaskan bahwa hal itu bukan disengaja.

Luka tersebut terjadi saat pihak kepolisian hendak mengamankan MF yang berusaha kabur dan memberontak saat ditangkap.

Kemudian terkait pengakuan paman MF Abdul Karim (37) bahwa MF juga digilas motor, Ibrahim tegas membantah kabar tersebut.

"Kalau digilas motor itu tidak ada. Keterlaluan sekali kalau ada yang begitu," ujar Ibrahim.

Diduga Dipukuli Oknum Polisi, Bocah 13 Tahun di Makassar Disuruh Mengaku Terluka karena Jatuh

Halaman
123
Tags:
PolisiKasus Salah TangkapSulawesi Selatan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved