Breaking News:

Viral Medsos

Viral YouTuber Daud Kim Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Ngaku Mabuk dan Tak Sadar yang Dilakukan

YouTuber terkenal asal Korea Selatan, Daud Kim buka suara terkait tuduhan pelecehan seksual pada seorang perempuan Juni 2019 lalu.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
Channel YouTube Daud Kim
YouTuber terkenal asal Korea Selatan, Daud Kim buka suara terkait tuduhan pelecehan seksual pada seorang perempuan Juni 2019 lalu melalui channel YouTubenya Daud Kim pada Senin (24/8/2020). 

TRIBUNWOW.COM - YouTuber terkenal asal Korea Selatan, Daud Kim buka suara terkait tuduhan pelecehan seksual pada seorang perempuan Juni 2019 lalu.

Tuduhan itu bermula dari akun Tiktok @kuripacult yang mengatakan bahwa Daud Kim telah mencoba memperkosa warga negara asing.

Daud Kim membenarkan bahwa tudingan itu benar-benar terjadi.

Dalam video yang beredar terlihat seorang wanita menangis dan meneriaki pria yang tidak mengenakan celana diduga Daud Kim
Dalam video yang beredar terlihat seorang wanita menangis dan meneriaki pria yang tidak mengenakan celana diduga Daud Kim (Tiktok @kurapikacult)

Aksi Video Pencabulan Beredar di Media Sosial, Terbongkar Ayah Perkosa Anak Tiri yang Masih 12 Tahun

Dengan wajah yang terlihat sangat sedih, Daud Kim lantas mencoba memberikan klarifikasinya melalui channel YouTubenya Daud Kim pada Senin (24/8/2020).

Daud menegaskan, hal itu terjadi ketika dirinya masih belum memeluk agama Islam.

Sedangkan akibat tuduhan itu, Daud sempat diolok bahwa dirinya hanya ingin mencari popularitas melalui konten-konten rohaninya.

"Saya berjanji untuk mengatakan yang sebenarnya pada kalian tentang hal yang akan saya bicarakan."

"Itu terjadi sekitar satu tahun dua bulan yang lalu, itu terjadi sebelum saya menjadi muslim," jelas Daud.

Suatu hari pada 27 Juni di sebuah klub dirinya bertemu dengan dua perempuan.

Di sana ia berkenalan dan saling bertukar nomor.

"Pada 27 Juni saya minum-minum sendirian di sebuah club di Hongdae dan saya bertemu dua perempuan di sana," lanjutnya.

Dirinya yang mabuk lantas meminta pertolongan seorang dari mereka untuk merawatnya.

Perempuan itu disebut bersedia menolongnya.

"Kita mengobrol dan saling bertukar pesan dan beberapa jam setelahnya saya mengirimkan pesan untuk bertemu satu di antara mereka."

"Karena saya sangat mabuk dan dalam kondisi yang tidak baik jadi dia ingin merawat saya," jelas Daud.

Di hotel tempat perempuan itu menginap, Daud sempat tertidur di sofa.

Namun, ketika terbangun ia tidak tahu mengapa wanita itu berteriak.

Kondisi ODGJ yang Diperkosa di Depan Anak hingga Melahirkan di Nunukan, Disebut Sering Lepas Kendali

"Setelah kami berbincang-bincang, saya tidur di sofa. Lalu saya tidak sadarkan diri."

"Ketika terbangun seseorang menjerit dan berteriak pada saya dan saya terguling dari tangga," ungkap dia.

Lantaran tidak tahu apa yang terjadi dan panik akan teriakan wanita-wanita tersebut, Daud lalu kabur begitu saja.

"Mereka meneriaki saya dan berkata bahwa mereka akan melapor ke polisi, saya sangat panik jadi saya bergegas keluar dari tempat itu."

"Itulah yang saya ingat dan saya lakukan," kata dia.

Keesokan harinya, dirinya baru mendapat laporan dari polisi terkait kasus pelecehan seksual.

Mulanya Daud merasa dirinya tidak bersalah.

Namun setelah mendengar cerita soal pelecahan seksual itu, Daud yakin ada sesuatu kesalahan yang telah dilakukannya.

Sehingga dirinya setuju untuk bertemu dengan perempuan itu pada 5 Juli 2019.

Bukti damai keduanya itu tertuang pada dokumen perjanjian.

Seorang Ibu Tak Mau Lepaskan Bayinya setelah Jadi Korban Perkosaan hingga Melahirkan

"Saya meminta maaf dengan tulus dan dia menerima itu. Saya memiliki dokumen mengenai ini, dokumen perjanjian," jelas dia.

Dalam dokumen perjanjian itu korban setuju untuk tidak melanjutkan kasus tersebut.

"Korban melaporkan kejadian pada tanggal 27 Juni 2019, sebagai peristiwa pelecehan seksual di kantor polisi Seoul Mapo, tetapi mencabut laporannya."

"Korban menyetujui itu dan korban tidak akan meminta pertanggungjawaban baik secara perdata maupun pidana."

"Korban telah menyatakan bahwa dia tidak ingin menghukumnya atas kasus tersebut," demikian isi surat perjanjian itu.

Dengan perjanjian tersebut itulah mengapa Daud tidak dihukum

"Dan itulah mengapa saya tidak didakwa atas tuntutan tersebut," katanya terlihat lesu.

Pelaku Perkosaan di Bintaro yang Viral Awalnya Ingin Mencuri, Sudah Incar Rumah Sehari Sebelumnya

Sebelumnya dalam video yang beredar terlihat seorang wanita menangis dan meneriaki pria yang tidak mengenakan celana di bawah tangga.

Pria itu diduga adalah Daud Kim.

Wanita yang menangis itu menyebut YouTuber itu telah mencoba memperkosa dirinya.

Wanita yang mengaku tengah berlibur ke Korea Selatan itu mengaku sangat trauma akibat kejadian tersebut.

Lihat videonya sejak menit awal:

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

Tags:
ViralMedia SosialPelecehan SeksualYoutuberMabukKorea Selatan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved