Breaking News:

Terkini Daerah

Sebelum Tembak Bos di Kelapa Gading, Berikut Skenario Pembunuhan pada Sugianto yang Gagal Dieksekusi

Berbagai cara dilakukan karyawati administrasi, NL untuk membunuh bosnya seorang pengusaha bidang pelayaran, Sugianto (51).

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Tribunnews/JEPRIMA
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana (kedua kanan bawah) bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (kedua kiri bawah), Kapolres jakarta Utara Kombes Pol Sudjarwoko dan Direskrimum Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat saat mengelar rilis kasus penembakan pengusaha bos ekspedisi di Halaman Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2020). Polisi menangkap 12 pelaku penembakan maut di Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menewaskan pengusaha pelayaran Sugianto (51). Penembakan ma 

R berpura-pura menjadi petugas pajak yang ingin bertemu dengan Sugianto pada 10 Agustus 2020.

Lantaran, korban tidak mau diajak masuk ke dalam mobil maka rencana itu gagal.

"Yang bersangkutan (R) berpura- pura sebagai petugas pajak dari Kanwil Jakarta Utara. Dibawa ke mobil dan di mobil dieksekusi. Tapi korban tidak mau sehingga rencana tersebut gagal," jelas Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana pada Selasa (25/8/2020).

Akibatnya, mereka harus berpikir untuk membuat rencana yang kedua.

Mereka berinisiatif membunuh Sugianto dengan senjata api.

Rencana Menembak Korban

Lantaran mereka membutuhkan eksekutor untuk menembak Sugianto, NL dan M lalu memanggil DM.

DM merupakan tersangka yang didatangkan dari Bangka.

Awalnya DM tidak mau dengan tawaran NL tersebut.

Karena DM merupakan mantan murid orang tua NL dan memiliki hubungan dekat maka ia akhirnya menyanggupi permintaan tersebut.

DM kemudian datang ke Jakarta pada 12 Agustus 2020.

Di Jakarta, M meminta agar DM membeli sebuah motor dan jaket ojek online.

Dua benda itu bisa digunakan saat mengeksekusi Sugianto.

Selain membeli motor hingga sekitar Rp 13 juta-an, mereka juga membuat nomor polisi palsu.

 Kronologi Lengkap Pembunuhan Bos Pelayaran di Kelapa Gading yang Libatkan 12 Orang Pelaku

"Mereka membeli motor seharga Rp 13.300.000. DM dan R diperitnahkan untuk membuat nomor polisi palsu dan mebeli jaket dan helm Grab," kata Nana.

Halaman
1234
Tags:
Penembakan di Kelapa GadingPembunuhanKelapa Gading
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved