Breaking News:

Terkini Nasional

Tak Setuju Ucapan Said Didu, Adian Napitupulu 'Serang Balik' KAMI sampai Sebut Termasuk Oligarki

Politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu merasa tersinggung dengan ucapan bernada tudingan dari mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
Youtube/tvOneNews
Politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu merasa tersinggung dengan ucapan bernada tudingan dari mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, dalam acara Kabar Petang 'tvOne', Kamis (20/8/2020). 

"Tapi menurut saya persoalan terbesar saya adalah organisasi KAMI ini saya masih belum mengerti," katanya.

"Cara bentuk organisasi seperti apa, kepemimpinannya, kalau apakah dia gerakan moral seperti Petisi 50 saja menyampaikan misalnya pendapat, pandangan, kritik dan segala macam," terang Adian.

"Tetapi ternyata tidak seperti itu, dia membangun jejaring di mana-mana dan bentuk cabang atau istilah apapun itu," sambungnya.

Kondisi seperti itu menurut Adian ada kemungkinan justru berubah menjadi partai politik ataupun gerakan massa.

"Kalau dia banyak cabang apakah nanti menjelma menjadi partai politik atau kemudian dia menjadi sebuah gerakan massa," ungkap Adian.

Oleh karenanya, dirinya secara tegas mempertanyakan kejelasan dari didirikannya KAMI yang menamai diri sebagai gerakan moral.

Adian lantas mempersoalkan butir kelima dari jatidiri KAMI yaitu berkaitan dengan kedudukan dan hak dari setiap anggota.

Gatot Nurmantyo Datangi Kampung Halaman Jokowi, Ketua KAMI Solo: Diam Ditindas atau Melawan

"Menurut saya harus dijelaskan dulu, kalau saya baca misalnya, dari poin kelima jatidiri KAMI, dijelaskan bahwa yang bisa berbicara mengatasnamakan KAMI itu hanyalah dewan deklarator yang membuat pernyataan tertulis," terangnya.

"Di luar pernyataan tertulis itu dianggap tidak mewakili KAMI sebagai sebuah organisasi."

Selain itu, dengan melihat poin tersebut, politikus kelahiran Manado itu beranggapan ada ketidakadilan di dalam organisasi KAMI, khususnya dalam penunjukkan presidium.

"Terus kedua, bentuk organisasinya ada presidium tiga orang atau berapa orang."

"Dasar dari pembentukan presidium ini apa, apakah berdasarkan wilayah, berdasarkan organisasi yang terlibat, kan harus ada alat ukurnya," tanya Adian.

"Kalau ini sebagai gerakan moral, dia harus berlaku adil dong," pungkasnya.

(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Tags:
Said DiduAdian NapitupuluKoalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved