Terkini Nasional
Said Didu Sebut KAMI Kena Intrik, Ceritakan Hal Buruk Terjadi: Zoom Dibobol, WA Anggota Dibajak
Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Said Didu mengaku ada kejadian tidak mengenakan yang dialami oleh KAMI.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Said Didu mengaku ada kejadian tidak mengenakan yang dialami oleh KAMI sejauh ini.
Hal itu disampaikan Said Didu dalam acara Satu Meja The Forum 'Kompas TV' yang mengusung judul 'KAMI, Kritik atau Intrik', Rabu (19/8/2020).
Dilansir TribunWow.com, Said Didu mulanya membenarkan judul dari program acara tersebut lantaran dinilai kurang tepat untuk menggambarkan kondisi KAMI saat ini.

• Tak Setuju Ucapan Said Didu, Adian Napitupulu Serang Balik KAMI sampai Sebut Termasuk Oligarki
Dirinya mengatakan bahwa sikap yang dilakukan KAMI murni bertujuan untuk memberikan kritik terhadap jalannya pemerintahan.
Sehingga tidak benar ketika banyak yang menuding hanya seuah intrik untuk tujuan lain, khususnya dalam dunia politik.
Menurutnya yang benar adalah justru KAMI itu sendiri yang mengalami intrik.
"Sedikit judulnya dulu ini 'kritik atau Intrik', mungkin yang pas adalah KAMI sedang kena intrik," ujar Said Didu.
"Sebelum deklarasi sampai deklarasi sampai sekarang intrik masih berjalan terus, dengan gelar macam-macam," jelasnya.
Selain mendapatkan citra buruk, satu di antaranya dianggap merupakan persiapan di kontetasi pemilihan presiden tahun 2024 mendatang, KAMI dikatakan Said Didu juga mendapatkan perlakuan buruk.
Dirinya mengatakan bentuk perlakuan tidak mengenakkan tersebut mulai dari adanya pembobolan pada saat melakukan meeting melalui sambungan Zoom, termasuk juga ada pembajakan WA yang dialami oleh deklarator.
"Ya kemarin Zoom dibobol, kemudian WA beberapa deklarator juga dibajak ataupun diambil alih, berbagai hal dialami," kata Said Didu.
• Tak Masalah KAMI Deklarasikan Diri di Solo, Adian Napitupulu Lebih Persoalkan Poin 5 Jatidiri KAMI
Meski begitu dirinya tidak menyebutkan hal itu dilakukan oleh orang pemerintahan.
Ia hanya memastikan bahwa pelaku tersebut mempunyai kebebasan ataupun kekuatan untuk melakukannya.
"Artinya KAMI memang sangat diperhitungkan oleh pemerintah," tanya pembaca acara.
"Saya tidak menyatakan pemerintah, tapi orang yang bisa melakukan itu pasti yang punya kebebasan melakukan apapun," jelas Said Didu.
Simak videonya mulai menit ke- 3.20
Tanggapi Tudingan KAMI yang Punya Tujuan di 2024
Dalam kesempatan lain, Said Didu memberikan tanggapan terkait tudingan-tudingan miring terhadap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia.