Breaking News:

Terkini Nasional

Said Didu Klaim KAMI Gerakan Moral, Adian Napitupulu Tak Setuju: Ini Seolah-olah Pola Kampanye

Politisi PDIP Adian Napitupulu menanggapi terbentuknya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
Youtube/tvOneNews
Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Adian Napitupulu memberikan tanggapan terkait deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Kota Solo, dalam acara Kabar Petang 'tvOne', Kamis (20/8/2020). 

"Kalau kita bicara gerakan moral mahasiswa, gerakan petisi 50, enggak seperti ini polanya. Mereka tidak membangun jaringan," terang Adian.

Ia menilai gerakan moral yang diklaim KAMI bertentangan dengan kerja yang dilakukan.

Adian bahkan menyinggung pola itu terkesan seperti kampanye, meskipun KAMI membantah adanya tujuan politik.

"Gerakan moral ini tidak terlalu peduli dengan kekuatan jaringan, membangun aliansi pendukung. Ini 'kan seolah-olah pola yang sama dengan kampanye kemarin," komentarnya.

Lihat videonya mulai menit 8:00

Deklarasi KAMI di Solo

Mantan Sekeretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menanggapi soal kedatangan eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo ke Solo.

Seperti yang diketahui, pada Kamis (20/8/2020), Gatot secara langsung datang ke Solo untuk mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Menurut Said Didu, hal yang dilakukan oleh Gatot bukanlah sesuatu yang di luar kelaziman.

 KAMI akan Jadi Parpol? Gatot Nurmantyo: Kalau KAMI Berubah, Saya Tak akan Ada di Sini

Pada acara KABAR PETANG, Kamis (20/8/2020), Said Didu menegaskan tujuan KAMI adalah menerima dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

Tak terkecuali aspirasi masyarakat Solo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan sekitarnya.

"Saya pikir dari jati diri kami sudah menyatakan bahwa KAMI itu adalah menyambut aspirasi masyarakat dan menyalurkan aspirasi masyarakat," kata dia.

"Jadi apa yang terjadi di Solo itu biasa-biasa saja."

Halaman
123
Tags:
Said DiduKoalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)Adian NapitupuluGatot NurmantyoPDIP
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved