Terkini Nasional
Said Didu Klaim KAMI Gerakan Moral, Adian Napitupulu Tak Setuju: Ini Seolah-olah Pola Kampanye
Politisi PDIP Adian Napitupulu menanggapi terbentuknya Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
"Kalau kita bicara gerakan moral mahasiswa, gerakan petisi 50, enggak seperti ini polanya. Mereka tidak membangun jaringan," terang Adian.
Ia menilai gerakan moral yang diklaim KAMI bertentangan dengan kerja yang dilakukan.
Adian bahkan menyinggung pola itu terkesan seperti kampanye, meskipun KAMI membantah adanya tujuan politik.
"Gerakan moral ini tidak terlalu peduli dengan kekuatan jaringan, membangun aliansi pendukung. Ini 'kan seolah-olah pola yang sama dengan kampanye kemarin," komentarnya.
Lihat videonya mulai menit 8:00
Deklarasi KAMI di Solo
Mantan Sekeretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menanggapi soal kedatangan eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo ke Solo.
Seperti yang diketahui, pada Kamis (20/8/2020), Gatot secara langsung datang ke Solo untuk mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).
Menurut Said Didu, hal yang dilakukan oleh Gatot bukanlah sesuatu yang di luar kelaziman.
• KAMI akan Jadi Parpol? Gatot Nurmantyo: Kalau KAMI Berubah, Saya Tak akan Ada di Sini
Pada acara KABAR PETANG, Kamis (20/8/2020), Said Didu menegaskan tujuan KAMI adalah menerima dan menyalurkan aspirasi masyarakat.
Tak terkecuali aspirasi masyarakat Solo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan sekitarnya.
"Saya pikir dari jati diri kami sudah menyatakan bahwa KAMI itu adalah menyambut aspirasi masyarakat dan menyalurkan aspirasi masyarakat," kata dia.
"Jadi apa yang terjadi di Solo itu biasa-biasa saja."