Breaking News:

Virus Corona

Hilang Indra Penciuman di Era Pendemi Covid-19 jadi Kewaspadaan, Kenali Penyebab Lainnya

Hilangnya indra penciuman manusia akhir-akhir ini selalu dikaitkan dengan gejala Covid-19.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Claudia Noventa
Stocksy/Leandro Crespi
Hilangnya indra penciuman manusia akhir-akhir ini selalu dikaitkan dengan gejala Covid-19. 

TRIBUNWOW.COM - Hilangnya indra penciuman manusia akhir-akhir ini selalu dikaitkan dengan gejala Covid-19.

Padahal sebelumnya, flu bisa menjadi penyebab hilangnya kemampuan untuk membau ini.

Dikutip TribunWow.com dari ChannelNewsAsia, Selasa (18/8/2020), menurut Dr Neville Teo, konsultan senior di Departemen Otorhinolaringologi Rumah Sakit Umum Singapura - Bedah Kepala & Leher ada penyebab lainnya.

The VX Mask
The VX Mask (Atlas Medical - Klinik Derma-Regen)

"Infeksi virus, penyakit yang mempengaruhi hidung dan sinus seperti rinitis alergi atau sinusitis, cedera kepala, dan gangguan saraf seperti penyakit Parkinson juga dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk mencium sesuatu," ujar Dr Teo.

Meski tak ada data khusus di Singapura, hilangnya penciuman total (anosmia) dan berkurangnya indra penciuman (hiposmia) menyerang 3-20 persen populasi.

Pakai Masker Datangi Polda, Ayah Jerinx Ulas Suara Anaknya soal Covid-19: Mungkin Terbaik Buat Dia

Hubungan dengan Covid-19

Menurut Dr Teo, selain anosmia, Covid-19 juga dapat menyebabkan hiposmia atau mengubah indra penciuman.

“Data awal menunjukkan bahwa sebagian besar gangguan penciuman dari infeksi Covid-19 bersifat sementara," ujarnya.

"Meskipun diperlukan lebih banyak data jangka panjang untuk menentukan hal ini, terutama dalam konteks lokal kami,” kata Dr Teo.

Selain itu, flu juga dapat menyebabkan hilangnya bau pada 30 persen pasien, katanya kepada Healthline.

“Ini adalah gejala umum untuk virus pernapasan dan tidak spesifik untuk COVID-19.”

Sedangkan studi dirilis oleh University of San Diego menemukan bahwa pasein 10 kali lebih mungkin terkena Covid-19 jika kehilangan indra penciuman dan perasa.

Penampakan Masker Covid-19 Termahal di Dunia Dibanderol Rp 22 Miliar Buatan Perusahaan Israel

Usia Turut Berpengaruh

Anosmia tidak melulu soal Covid-19 karena faktor penuaan juga memengaruhi.

Semakin tua, maka semakin besar kemungkinan kehilangan indra penciuman.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
Virus CoronaCovid-19
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved