Terkini Daerah
Polisi Bongkar Kasus Rekayasa Suami Bunuh Diri, Diduga Kuat Dibunuh Istrinya karena Masalah Ekonomi
Seorang wanita inisial ER ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Bengkulu Tengah karena diduga kuat telah membunuh suaminya YH (27).
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Seorang wanita inisial ER ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Bengkulu Tengah karena diduga kuat telah membunuh suaminya YH (27).
Korban diduga dibunuh dengan cara dipukul bagian kepala dan dijerat lehernya dengan tali.
"Istri pelaku ditetapkan tersangka karena terbukti membunuh suaminya," kata Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2020).
• Pengantin Baru di Palembang Laporkan Mantan Pacar sang Suami, Tak Terima Disindir di Facebook
Berdasarkan pemeriksaan, tersangka nekat membunuh suaminya karena ada persoalan ekonomi dan suaminya tidak jujur.
Kasus ini berawal dari laporan tersangka yang menyebutkan bahwa suaminya meninggal karena gantung diri di Desa Rajak Besi, Kabupaten Bengkulu Tengah, Jumat (7/8/2020).
Mendapatkan informasi itu, polisi melakukan visum pada jasad korban.
Namun, polisi menemukan kejanggalan, karena pada bagian kepala korban ditemukan luka.
Selain itu, hasil autopsi menyebutkan, korban meninggal karena kekurangan oksigen.
• Kisah Pilu Ayah dan Anak Sesama Dokter di Solo Positif Covid-19, sang Ayah Akhirnya Meninggal Dunia
Mendapati hal tersebut, polisi langsung melakukan interogasi kepada istri korban.
Hasilnya, istri korban mengakui bahwa dia yang membunuh suaminya dengan cara dipukul pada bagian kepala.
Dia sengaja menggantung jenazah suaminya untuk mengelabui polisi, agar seolah-olah korban meninggal akibat gantung diri.
Pelaku disangka melanggar Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP dan Pasal 44 ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara. (Kontributor Bengkulu, Firmansyah)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya"