Terkini Nasional
Prabowo Jadi Ketum Gerindra Lagi, Dipastikan Maju 2024? Effendi Gazali: Iyalah Masak Enggak Nyapres
Pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai Prabowo Subianto akan maju kembali dalam bursa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Rahayu mengatakan isu politik dinasti bukanlah hal baru bagi dirinya, justru ia cenderung siap menghadapi isu tersebut.
"Ini bukan hal baru, ini yang selalu kuhadapi seumur hidupku," kata dia.
"Bahkan ini sesuatu yang sudah dipersiapkan orangtua saya untuk saya hadapi."
"Ini adalah posisi baik Anda suka atau tidak, orang-orang akan menilai Anda," tegas Rahayu.
Putri dari Hashim Djojohadikusumo itu menjelaskan bahwa seseorang tidak bisa memilih dirinya mau terlahir dari siapa, dan dari keluarga yang bagaimana.
"Tetapi saya selalu bertanya-tanya, apakah kita bisa memilih dari siapa kita akan dilahirkan, dan dari keluarga mana kita berasal," ujar Rahayu.
"Kita tak bisa memilih itu, itu adalah faktanya."

"Sudah ditentukan saya terlahir dari Hashim Djojohadikusumo dan Anie Hashim Djojohadikusumo."
"Begitu juga dengan paman saya, dan kakek saya," imbuhnya.
Rahayu mengatakan dirinya lebih memilih untuk bangga akan keluarganya yang terdiri dari elit politik seperti Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto hingga mantan menteri di era Presiden Soeharto, Soemitro Djojohadikoesoemo.
"Daripada kita merenungkan atau mengeluhkan tentang hal itu," kata Rahayu.
"Saya bukan hanya belajar menerimanya (asal usul) tetapi saya bangga dengan asal-usul saya."
"Saya bangga dengan sejarah keluarga saya dan tak bisa dipungkiri kami datang dari keturunan pahlawan nasional," lanjutnya.
Politikus yang juga pernah bermain di sejumlah film itu mengatakan yang terpenting bagi dirinya adalah memberikan semua yang terbaik untuk rakyat.
"Maka sekali lagi dengan semua hal nepotisme dan semua itu, menurut saya tuhan mengetahui kebenarannya," kata Rahayu.
"Dan hanya itu yang harus kutahu dan lakukan yang terbaik sebagai pelayan rakyat," tandasnya.
• Refly Harun Dilema di Pilkada Solo, Tolak Politik Dinasti Gibran: Penantang Justru Candidacy Buying
Simak video selengkapnya mulai menit ke-1.58:
(TribunWow.com/ Brigitta Winasis/Anung)