Terkini Nasional
Erick Thohir Beberkan Kebiasaan Jokowi yang Buatnya Terheran, Najwa: Kesayangan Presiden
Menteri BUMN, Erick Thohir mengungkap perilaku Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membuatnya terheran.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
"Dan yang jelas amanah atau beban Anda bertambah ketika Anda ditunjuk menjadi Ketua Komite Pelaksana Penanganan Covid-19 dan pemulihan Ekonomi Nasional, ini beban yang luar biasa."
"Saya ingin tahu pertama kali mendapatkan tugas tersebut terkejut atau memang sudah ngarasa karena kesayangan Pak Jokowi," singgung Najwa.
Erick mengakui bahwa tambahan tugas itu juga membuatnya stress.
Namun, ia ingat apa yang terus diingatkan Jokowi untuk bertanggung jawab pada 267 penduduk Indonesia.
• Alasan Erick Thohir Datangi KPK, Sebut soal Kasus Garuda Indonesia: Mau Tidak Mau Harus Diperbaiki
"Enggaklah saya rasa tadi, ya pasti terkejut, karena sejak awal kerja di BUMN ditambah dengan tambahan tugas, ini sesuatu yang berat ya stres."
"Karena kita harus menambah lagi daya dobrak kita, jumlah jam kerja kita, apalagi yang didasari oleh presiden 267 juta rakyat tergantung pada kita-kita," jelasnya.
Lihat videonya mulai menit ke-12:43:
Disebut Dahlan Iskan Kekayaannya Jadi Wibawa
Erick Thohir mengomentari soal pernyataan Mantan Menteri BUMN sebelumnya, Dahlan Iskan terhadapnya.
Mulanya melalui rekaman video, Dahlan Iskan menyebut Erick Thohir adalah sosok orang yang memiliki tiga modal untuk tak bisa dilawan.
"Karena itu saya bilang kan jangan melawan tiga jenis orang, satu atasan, dua orang kaya, tiga orang gila."
"Nah Pak Erick ini mungkin tiga-tiganya dia sangat dekat dengan presiden, seberapa pun senior atasannya, seniornya pasti mikir 'Loh aku pasti, minimal senggan dengan Erick Thohir," jelas Dahlan.
Selain itu, Dahlan juga menyinggung soal kedekatan Erick Thohir dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurutnya, kedekatan itu juga menambah wibawa Erick Thohir.
"Karena di belakang presiden itu ada Erick Thohir, hierarki itu menjadi nomor dua. Tetapi kekayaaan Erick Thohir itu menjadi wibawa yang paling besar ditambah wibawa dekat dengan presiden."