Viral Medsos

Pengakuan Korban Gilang 'Fetish Kain Jarik', Menduga Diberi Obat Tidur: Saya Enggak Bisa Memberontak

Seorang korban pelecehan seksual berinisial SW mengungkapkan kesaksiannya terhadap perbuatan Gilang 'Bungkus'.

YouTube SURYAtv - Indonesian Latest News Videos
Korban dari sosok viral Gilang (G) yang gemar membungkus pria dengan kain jarik mengungkap kesaksiannya. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang korban pelecehan seksual berinisial SW mengungkapkan kesaksiannya terhadap perbuatan Gilang 'Bungkus'.

Dilansir TribunWow.com, mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Gilang Aprilian Nugraha Pratama atau Gilang 'Bungkus' menjadi viral di media sosial karena diduga melecehkan sejumlah mahasiswa.

Mahasiswa angkatan 2015 tersebut diduga memiliki ketertarikan seksual (fetish) yang menyimpang terhadap seseorang yang dibungkus kain jarik layaknya jenazah.

Media sosial tengah dihebohkan dengan kasus dugaan penyimpangan seksual 'fetish dibungkus kain jarik'
Media sosial tengah dihebohkan dengan kasus dugaan penyimpangan seksual 'fetish dibungkus kain jarik' (Istimewa via SURYA.co.id)

Viral Gilang Bungkus, Psikolog Ragukan Kelainan Fetish: Ada yang Dibungkus, Ada yang Dilakban

SW mengaku menjadi korban pelecehan Gilang saat menjadi mahasiswa baru, yakni pada 2015 silam.

"Waktu itu saat saya sama dia masih menjadi mahasiswa baru (maba). Bener-bener awal banget, soalnya kita satu jurusan yang sama," kata SW, dikutip dari Surya.co.id, Jumat (31/7/2020).

Diketahui saat ini Gilang melancarkan tindakannya dengan mengaku akan melakukan penelitian terkait bungkusan kain jarik.

SW menyebutkan tidak merasakan keanehan pada pelaku saat menjadi mahasiswa baru.

"Kalau sekarang 'kan ramai dia untuk riset. Dulu enggak, bahkan sama sekali enggak ada kejanggalan," papar SW.

"Ngobrol pun enggak mengarah ke sana, sangat normal," lanjutnya.

Ia mengungkapkan pelecehan itu terjadi saat SW menginap di indekos Gilang sepulang acara penyambutan mahasiswa baru di kampus.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved