HUT Kemerdekaan RI

Kumpulan Kata Mutiara dari Pahlawan untuk Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-75, Share di WA, IG, FB

Hari kemerdekaan atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia akan diperingati pada Senin, 17 Agustus 2020.

(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Suasana penjualan pernak pernik aksesoris kemerdekaan RI di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (14/8/2019). Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang, pasar Jatinegara dipenuhi oleh masyarakat. 

TRIBUNWOW.COM - Hari kemerdekaan atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia akan diperingati pada Senin, 17 Agustus 2020.

Pada HUT ke-74 Republik Indonesia, biasanya orang-orang akan saling membagikan kutipan bijak, quote, atau kalimat soal kemerdekaan baik untuk dikirim melalui aplikasi perpesanan seperti WhatsApp atau dijadikan status.

Danau Ranau Dibentangi Bendera Merah Putih Raksasa
Danau Ranau Dibentangi Bendera Merah Putih Raksasa (Capture Youtube/KompasTv)

Berikut kumpulan kutipan HUT ke-74 Republik Indonesia dari para tokoh pahlawan Indonesia:

  1. “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.” (Ir. Soekarno)
  2. “Pahlawan-pahlawan di dalam tentara kami, satu dengan yang lainnya berselisih, dan kemudian yang gagah berani menyerah.” (Pangeran Diponegoro)
  3. “Kadang-kadang orang mengira mereka menderita karena sedang menanggung aib bangsa, padahal hanya menanggung kesalahan sendiri.” (Sri Sultan Hamengkubuwono VIII)
  4. “Hanya ada satu negara yang pantas menjadi negaraku. Ia tumbuh dengan perbuatan dan perbuatan itu adalah perbuatanku.” (Mohammad Hatta)
  5. “Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri.” (Raden Ajeng Kartini)
  6. “Tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapa pun juga.” (Jenderal Sudirman)
  7. “Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri.” (Mohammad Yamin)
  8. “Apapun yang dilakukan oleh seseorang itu, hendaknya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, bermanfaat bagi bangsanya, dan bermanfaat bagi manusia di dunia pada umumnya.” (Ki Hajar Dewantara)
  9. “Kebenaran suatu hal tidaklah ditentukan oleh berapa banyaknya orang yang mempercayainya.” (KH. Ahmad Dahlan)
  10.  “Kemerdekaan nasional adalah bukan pencapaian akhir, tapi rakyat bebas berkarya adalah pencapaian puncaknya.” (Sutan Syahrir)
  11. “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian bahwa kekuasaan seorang Presiden sekali pun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanya kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah Kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Ir.Soekarno)
  12. “Jalan yang paling baik untuk menghilangkan musuhmu adalah dengan menganggapnya sebagai kawan.” (Sri Sultan Hamengkubuwono VIII)
  13. “Kebudayaan tidak dapat dipertahankan saja, kita harus berusaha mengubah dan memajukan, oleh karena kebudayaan sebagai kultur, sebagai barang yang tumbuh, dapat hilang dan bisa maju.” (Mohammad Hatta)
  14. “Jangan mengeluhkan hal-hal buruk yang datang dalam hidupmu. Tuhan tak pernah memberikannya, kamulah yang membiarkannya datang.” (Raden Ajeng Kartini)
  15. “Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang.” (Raden Ajeng Kartini)
  16. “Karena kewajiban kamulah untuk tetap pada pendirian semula, mempertahankan dan mengorbankan jiwa untuk kedaulatan negara dan bangsa kita seluruhnya.” (Jenderal Sudirman)
  17. “Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Di Depan, Seorang Pendidik harus memberi Teladan atau Contoh Tindakan Yang Baik, Di tengah atau di antara Murid, Guru harus menciptakan prakarsa dan ide, Dari belakang Seorang Guru harus Memberikan dorongan dan Arahan.” (Ki Hajar Dewantara)
  18. “Dengan ilmu kita menuju kemuliaan.” (Ki Hajar Dewantara)
  19. “Perjuangan kita sekarang ini tak lain dari perjuangan untuk mendapat kebebasan jiwa bangsa kita. Kedewasaan bangsa kita hanya jalan untuk mencapai kedudukan sebagai manusia dewasa bagi diri kita.” (Sutan Syahrir)
  20. “Dan hanya semangat kebangsaan, yang dipikul oleh perasaan keadilan dan kemanusiaan. Yang dapat mengantar kita maju dalam sejarah dunia.” (Sutan Syahrir)

(TribunWow.com)

Ikuti kami di
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved