Virus Corona
Ambulans PMI Jember Sehari Antar Jenazah hingga 5 Kali, Terbanyak sejak Temuan Pertama Covid-19
Posko ambulans jenazah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember merasakan dampak peningkatan Virus Corona di kotanya.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Posko ambulans jenazah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember merasakan dampak peningkatan Virus Corona di kotanya.
Terpantaui, ambulans terbesut sibuk lalu lalang dalam beberapa hari terakhir.
Pada Minggu (26/7/2020), petugas PMI Jember mengantarkan lima jenazah dari rumah sakit menuju tempat pemakaman umum.
“Minggu kemarin kami mengantarkan lima jenazah, satu jenazah hari Sabtu,” kata Koordinator Tim Ambulans Jenazah PMI Jember Ghufron Evian Efendi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (27/7/2020).
• Cerita Achmad Purnomo Jalani Karantina Mandiri, Akui Punya Kamar Khusus yang Jauh dari Keluarga
Ghufron menjelaskan, tim ambulans membawa jenazah pasien Covid-19 dari RSD Balung ke TPU Ambulu pada Sabtu (26/7/2020).
Sedangkan pada Minggu, tim medis mengantarkan jenazah pertama dari RSD Balung ke TPU Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas pada pukul 03.00 WIB.
Jenazah berikutnya diantar dari RSU Kaliwates menuju TPU Slawu Patrang sekitar pukul 13.30 WIB.
Lalu, jenazah dari RS Jember Klinik ke TPU Pakusari pada pukul 15.30 WIB, jenazah dari RS Jember Klinik ke TPU Semboro pada pukul 20.00 WIB, dan jenazah balita dari RSD Balung ke TPU Ambulu pada pukul 23.00 WIB.
• Tertangkap Polisi saat Merekap Judi Togel, Seorang Kakek Berupaya Patahkan HP untuk Hilangkan Jejak
Menurutnya, permintaan pengantaran jenazah tersebut merupakan yang terbanyak sejak temuan kasus positif Covid-19 pertama di Jember.
Biasanya, tim ambulans hanya mengantarkan satu atau dua jenazah pasien Covid-19 dalam sehari.
“Itu membuat dua armada pengantar jenazah PMI Jember pecahkan rekor,” kata dia.
Selama pandemi Covid-19, armada pengantar jenazah PMI siaga 24 jam. Mereka melayani permintaan pengantaran jenazah dari berbagai rumah sakit di Jember.
Dalam menjalankan tugasnya, tim pengantar jenazah PMI menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Sementara itu, Ketua PMI Jember Zaenal Marzuki mengatakan, kebanyakan jenazah yang diantar tim PMI merupakan pasien Covid-19.
• Viral Rekaman Suara Oknum Polisi RW Aniaya Anaknya, Penuh Jeritan dan Pukulan: Kenapa Rekam-rekam?
Jenazah itu memiliki status beragam, mulai dari orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), orang tanpa gejala (OTG), dan pasien positif Covid-19.